Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Dukungan Investasi Tambang PT DPM Menguat di Dairi, Warga Minta Amdal Dipatuhi Ketat

Donna Hutagalung - Selasa, 03 Maret 2026 13:43 WIB
127 view
Dukungan Investasi Tambang PT DPM Menguat di Dairi, Warga Minta Amdal Dipatuhi Ketat
Foto: Dok/DPM
Pemangku hak ulayat dan masyarakat lingkar tambang mendukung investasi PT Dairi Prima Mineral di Dairi.

Dairi(harianSIB.com)

Dukungan terhadap rencana investasi pertambangan yang akan dijalankan PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus menguat di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Masyarakat berharap kehadiran industri ekstraktif tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan dan nilai budaya lokal.

Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD) bersama Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (Almas Lintang) menyatakan sikap terbuka terhadap operasional perusahaan, dengan catatan seluruh aktivitas wajib mematuhi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta diawasi secara optimal oleh pemerintah.

Ketua Harian FKPHUPD, Aslim Padang, menyampaikan, masyarakat Dairi membutuhkan investasi untuk membuka lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian. Ia menilai, investasi berskala besar berpotensi meningkatkan aktivitas usaha lokal serta memperkuat pendapatan daerah melalui skema bagi hasil dan program tanggung jawab sosial perusahaan.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Baca Juga:
Meski mendukung, Aslim menegaskan seluruh kegiatan pertambangan harus mematuhi standar operasional prosedur sesuai dokumen lingkungan hidup. Kepatuhan terhadap Amdal disebut sebagai syarat mutlak agar kegiatan tambang tidak merugikan masyarakat maupun merusak lingkungan.

Sementara itu, Ketua FKPHUPD Saut Martua Ujung menyebut mayoritas warga mendukung rencana operasional PT DPM. Ia berharap percepatan operasional perusahaan tetap sejalan dengan pelestarian identitas sosial dan nilai agama masyarakat Pakpak.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Almas Lintang, Sahbin Cibro, yang mewakili enam wilayah terdampak, yakni Desa Tungtung Batu, Desa Bonian, Desa Bongkaras, Desa Longkotan, Desa Poling, serta Kelurahan Parongil. Aspirasi tersebut, menurutnya, telah disampaikan langsung kepada Menteri Lingkungan Hidup.

Sekitar 4.000 warga disebut telah memberikan dukungan tertulis agar izin Amdal dapat diterbitkan kembali demi keberlangsungan ekonomi di wilayah lingkar tambang. Sahbin juga menyampaikan bahwa perusahaan telah memberikan kontribusi sosial, seperti beasiswa berkelanjutan hingga kesempatan pendidikan ke luar negeri, serta bantuan pangan tambahan bagi lansia dan balita, meskipun produksi belum berjalan penuh.

Ia menambahkan, masyarakat setempat menjadi prioritas dalam pemberdayaan tenaga kerja pada setiap aktivitas perusahaan.

Para pemangku kepentingan berharap investasi tersebut mampu menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan, sehingga pembangunan di Kabupaten Dairi berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan serta kearifan lokal masyarakat Pakpak. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dinas Pertanian Pacu Program Peningkatan Pangan
Terkait Ratusan Siswa di Dairi Keracunan, Dinkes Sumut: Hasil Uji Lab Temukan Mikrobiologi pada Sampel MBG
Biaya Pengobatan Siswa di Dairi yang Diduga Keracunan MBG tidak Dibebankan Kepada Orangtua
80 Siswa SMK Arina Sidikalang Dirawat di RS Diduga Akibat Keracunan MBG
Jumlah Siswa Diduga Keracunan MBG di Dairi Terus Bertambah
Polres Dairi Masih Mendalami Kasus Dugaan Penipuan Dirut Perumda Pembangunan Dairi
komentar
beritaTerbaru