Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berbeda, Ini Respon Ketua MUI Labura

Chairul Fahmi Matondang - Kamis, 19 Maret 2026 22:21 WIB
626 view
Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berbeda, Ini Respon Ketua MUI Labura
Foto : Dok / Syahrial Syarif
Ketua MUI Labura, H Syahrial Nasution.

Aekkanopan (harianSIB.com)

Pada tahun 1447 Hijriah (H) atau 2026 Masehi (M) terjadi perbedaan penetapan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 antara Muhammadiyah dan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H, jatuh pada hari Jumat (20/3/2026) dan hal itu berbeda dengan penetapan yang dilakukan oleh Kemenag Republik Indonesia.

Kemenag telah resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan Menteri Agama (Menag) RI, Nassarudin Umar berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2027).

" Dari Papua sampai Aceh tidak satupun dinyatakan melihat hilal. Dengan demikian berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026, " kata Menag.

Baca Juga:
Merespon perbedaan tersebut, wartawan meminta pendapat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), H Syahrial Nasution.

Menurut H Syahrial, perbedaan dalam menetapkan hari raya atau 1 Syawal adalah perbedaan Ijtihad yang wajar.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Inampa Mitra Strategis Pemerintah Ciptakan Keselamatan Maritim
Timses Jokowi: Pernyataan Amien Rais Kubur Independensi Muhammadiyah
Bamsoet Sebut Pemerintah akan Selesaikan Masalah Tenaga Honorer
Produsen Kertas Bebas Mainkan Harga, Pemerintah Tak Berbuat Apa-apa
Fungsi Pembinaan, Pengawasan dan Pemeriksaan Dalam Menciptakan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang Bersih
Dr RE Nainggolan MM: N4J Lahir karena Prihatin akan Maraknya Upaya Perlawanan kepada Pemerintah
komentar
beritaTerbaru