Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 Juli 2026

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berbeda, Ini Respon Ketua MUI Labura

Chairul Fahmi Matondang - Kamis, 19 Maret 2026 22:21 WIB
815 view
Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berbeda, Ini Respon Ketua MUI Labura
Foto : Dok / Syahrial Syarif
Ketua MUI Labura, H Syahrial Nasution.

" MUI Labura menekankan, bahwa perbedaan dalam hari raya atau 1 Syawal adalah perbedaan Ijtihad yang wajar, sehingga harus disikapi dengan bijak tanpa saling menyalahkan, " katanya.

Menurutnya, perbedaan timbul karena metode penentuan yang berbeda. Muhammadiyah menggunakan hisab, sementara NU dan ormas lain serta pemerintah menggunakan Rukyatul Hilal.

Lalu, karena terjadi perbedaan penetapannya, maka MUI Labura mengajak, agar perbedaan tersebut jangan sampai merusak silaturrahim dan persatuan umat Islam.

Selain mengajak hal tersebut, ia juga mengajak masyarakat agar tetap tenang serta dewasa dalam menyikapinya, sebab perbedaan tersebut sebagai variasi Ijtihad.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Inampa Mitra Strategis Pemerintah Ciptakan Keselamatan Maritim
Timses Jokowi: Pernyataan Amien Rais Kubur Independensi Muhammadiyah
Bamsoet Sebut Pemerintah akan Selesaikan Masalah Tenaga Honorer
Produsen Kertas Bebas Mainkan Harga, Pemerintah Tak Berbuat Apa-apa
Fungsi Pembinaan, Pengawasan dan Pemeriksaan Dalam Menciptakan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang Bersih
Dr RE Nainggolan MM: N4J Lahir karena Prihatin akan Maraknya Upaya Perlawanan kepada Pemerintah
komentar
beritaTerbaru
373 Mahasiswa Unimed KKN di Labura

373 Mahasiswa Unimed KKN di Labura

Aekkanopan(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) secara resmi menyambut kedatangan 373 mahasiswa Universitas Negeri