Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Maret 2026

Sering Longsor, UPTD BMCK Gunung Tua Usulkan Perbaikan Permanen Jalinsum Uluaer

Robert Nainggolan - Sabtu, 28 Maret 2026 19:41 WIB
166 view
Sering Longsor, UPTD BMCK Gunung Tua Usulkan Perbaikan Permanen Jalinsum Uluaer
Foto : harianSIB.com/UPTD BMCK Gunung Tua
Aktivitas penanganan darurat terus berlangsung hingga menjelang malam, truk UPTD BMCK Gunung Tua menurunkan material di sejumlah titik rawan jalinsum Uluaer yang ambrol ke jurang. Jumat (27/3/2026).

Palas(harianSIB.com)

Ruas jalan lintas Sumatera (jalinsum) Sosopan–Sibuhuan di Desa Uluaer, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) ternyata bukan sekali mengalami longsor. Penanganan darurat yang berulang memunculkan kebutuhan mendesak akan perbaikan permanen.

Kepala UPTD BMCK Gunung Tua di bawah Dinas BMBKCK Provinsi Sumatera Utara, Ir. Hasian Negara Dasopang, ST, MAP, melalui Kasi Bina Marga, Tua Sagala, setelah dikonfirmasi ulang oleh wartawan harianSIB.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (28/3/2026) menjelaskan, penanganan longsor di jalur tersebut, termasuk yang dilakukan sehari sebelumnya, merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang telah berulang kali dilakukan.

"Penanganan longsor sudah berulang kali terjadi dan dilakukan secara kolaboratif dalam percepatan tanggap darurat," ujarnya.

Menurutnya, pada penanganan awal di titik Uluaer, pihaknya menyewa alat berat dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, serta membuat konstruksi sementara menggunakan sand bag dan cerocok bambu untuk menahan lereng.

Penanganan serupa juga dilakukan di titik lain seperti Aek Siraisan dengan menyewa alat berat selama dua hari hingga pekerjaan selesai.

Untuk longsor susulan di Uluaer, dilakukan mobilisasi dump truck serta material sirtu guna memperbaiki badan jalan yang telah mencapai lapisan dasar (subgrade).

"Untuk sementara, jalan sudah dapat dilalui kendaraan roda enam ke bawah," katanya.

Namun demikian, penanganan yang terus bersifat sementara di sejumlah titik memunculkan pertanyaan terkait ketahanan konstruksi jalinsum di kawasan tersebut, mengingat jalur ini merupakan akses vital penghubung Aek Godang, Kabupaten Padang Lawas Utara, dengan Sibuhuan.

UPTD BMCK Gunung Tua menyebut seluruh titik longsor di wilayah kerjanya telah disurvei dan disusun rencana anggaran biaya (RAB), serta diusulkan ke Dinas BMBKCK Provinsi Sumatera Utara untuk pembangunan konstruksi permanen.

Sebelumnya, BPBD dan PUTR Palas bersama TNI-Polri dan warga telah melakukan penanganan darurat dengan menurunkan excavator untuk memperlebar badan jalan yang ambrol ke jurang di Desa Uluaer.

Hingga kini, masyarakat dan pengguna jalan masih dihadapkan pada kondisi jalur yang rawan, sembari menunggu realisasi penanganan permanen dari pemerintah provinsi.(**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sering Longsor, Anggota DPRD Medan Tanam Pohon di Bantaran Sungai Belawan
Sering Longsor, Warga Desa Simatanari Harapkan Pembangunan Jalan
Sering Longsor, Warga Desa Simatanari Harapkan Pembangunan Jalan
komentar
beritaTerbaru