Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Dari Sibolga ke Papua: Jejak Jenderal Lintas Budaya yang Dekat dengan Prajurit dan Rakyat

Caong Tobing - Senin, 06 April 2026 20:32 WIB
392 view
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Dari Sibolga ke Papua: Jejak Jenderal Lintas Budaya yang Dekat dengan Prajurit dan Rakyat
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang

Sibolga(harianSIB.com)

Nama Febriel Buyung Sikumbang kembali menjadi sorotan setelah dipercaya menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih di Papua sejak Maret 2026.

Perwira tinggi TNI AD berpangkat Mayor Jenderal ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berpengalaman, sekaligus dekat dengan prajurit dan masyarakat.

Lahir di Ujung Pandang pada 1974, Febriel merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1995.

Baca Juga:
Ia berasal dari keluarga dengan latar belakang budaya yang beragam. Ayah berdarah Minangkabau dari Sumatera Barat dan ibu berasal dari Toraja, Sulawesi Selata, sebuah perpaduan yang membentuk karakter kepemimpinannya yang inklusif.

Karier militernya ditempa di kecabangan Infanteri, khususnya di satuan elite Kostrad. Pengalaman lapangan yang kuat ia peroleh melalui berbagai penugasan di batalyon lintas udara, termasuk saat menjabat Komandan Brigif Linud 18/Trisula.

Keahliannya dalam operasi lintas udara dan kemampuan infiltrasi seperti free fall menjadikannya perwira tempur yang tangguh dan diperhitungkan.

Salah satu fase penting dalam perjalanan kariernya adalah ketika menjabat Komandan Korem 023/Kawal Samudera di Sibolga, Sumatera Utara, pada 2020 hingga 7 April 2022.

Selama hampir dua tahun memimpin wilayah yang membawahi sejumlah Kodim dan batalyon tersebut, Febriel dikenal sangat dekat dengan prajuritnya.

Tak hanya itu, ia juga aktif membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di kawasan Tapanuli. Pendekatan humanis yang ia terapkan membuat kehadiran TNI semakin dirasakan sebagai pelindung dan pengayom rakyat.

Selepas dari Sibolga, Febriel dipercaya memimpin Korem 161/Wira Sakti di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 2022.

Penugasan di wilayah perbatasan semakin mengasah kemampuannya dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat komunikasi sosial dengan masyarakat setempat.

Sebelum menjabat Pangdam, ia juga mengemban sejumlah posisi strategis di tingkat pusat, seperti Waasops Panglima TNI dan Irdam XII/Tanjungpura. Pengalaman ini memperkaya perspektifnya dalam menangani isu-isu pertahanan secara nasional.

Kenaikan pangkatnya menjadi jenderal bintang dua menjadi bukti dedikasi dan profesionalisme selama lebih dari tiga dekade pengabdian di tubuh TNI AD.

Kini, sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih yang bermarkas di Jayapura, ia memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan NKRI di tanah Papua.

Penugasan ini juga menandai perjalanan panjang seorang prajurit dari Makassar yang tumbuh dengan nilai-nilai lintas budaya, hingga menjadi pucuk pimpinan militer di wilayah strategis Indonesia timur.

Dengan kombinasi ketegasan ala prajurit Kostrad dan pendekatan humanis kepada masyarakat, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menjadi contoh jenderal modern yang mampu mengintegrasikan profesionalisme militer dengan kearifan sosial—sekaligus inspirasi bagi generasi perwira muda TNI. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru