Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 12 April 2026

Ratusan Warga Panipahan Rohil Mengamuk, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar

Redaksi - Minggu, 12 April 2026 10:04 WIB
182 view
Ratusan Warga Panipahan Rohil Mengamuk, Rumah Terduga Bandar Narkoba Dibakar
Foto: JPNN
Aksi bakar-bakar di rumah terduga bandar narkoba oleh masyarakat di Panimpahan.

Rokan Hilir(harianSIB.com)

Ratusan warga di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk hingga melakukan aksi anarkis dengan membakar rumah yang diduga milik bandar narkoba, Jumat (10/4/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh kemarahan warga terhadap maraknya peredaran narkoba yang dinilai telah merusak lingkungan serta mengancam masa depan generasi muda di wilayah tersebut.

Melansir beberapa sumber, peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB, ketika sekitar 150 warga berkumpul di Masjid Raya Panipahan. Mereka kemudian bergerak menuju Markas Polsek Panipahan untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan agar aparat kepolisian segera bertindak tegas memberantas peredaran narkoba.

Baca Juga:
Setibanya di lokasi, warga menggelar aksi unjuk rasa yang berlangsung kondusif. Perwakilan kepolisian, unsur kecamatan, dan tokoh masyarakat sempat berdialog dengan massa. Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian menyampaikan komitmennya untuk menindak tegas para pelaku peredaran narkoba.

Namun, situasi berubah pada sore hari. Sekitar pukul 16.20 WIB, massa bergerak menuju sebuah rumah milik warga bernama Ali yang diduga terkait jaringan narkoba. Jumlah massa yang semula sekitar 150 orang meningkat menjadi sekitar 500 orang.

Di lokasi tersebut, emosi warga memuncak dan aksi berubah menjadi anarkis. Massa melakukan pelemparan dan perusakan sebelum akhirnya membakar rumah tersebut. Empat unit sepeda motor yang berada di lokasi turut dibakar. Sejumlah barang dari dalam rumah juga dikeluarkan dan dibakar di depan bangunan.

Meski sempat dilalap api, bangunan rumah yang terbuat dari beton membuat kobaran api tidak cepat membesar. Namun, kerusakan tetap terjadi akibat amukan massa.

Menanggapi situasi yang semakin memanas, sebanyak 55 personel gabungan dari Polri dan TNI dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan keadaan. Aparat sempat mengalami kesulitan karena jumlah massa yang lebih besar dan emosi warga yang sudah tidak terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Massa akhirnya membubarkan diri secara bertahap sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni, menyatakan pihaknya memahami keresahan masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba. Namun, ia menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan secara hukum.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam memerangi narkoba, tetapi menegaskan bahwa penegakan hukum merupakan kewenangan aparat. Kepolisian, kata dia, akan menindaklanjuti seluruh laporan warga melalui proses hukum yang profesional, termasuk menyelidiki dugaan jaringan narkoba di Panipahan.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan memproses hukum para pelaku aksi anarkis yang terlibat dalam perusakan dan pembakaran. Kapolres mengimbau agar mereka yang terlibat segera menyerahkan diri, serta meminta masyarakat untuk tetap melaporkan informasi terkait peredaran narkoba.

Saat ini, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah terus melakukan upaya pendinginan situasi (cooling system) dan menjalin komunikasi dengan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line 406
komentar
beritaTerbaru