Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 20 April 2026

HUT ke-136 GBKP Ditandai dengan Ziarah ke Makam Penginjil dan Napak Tilas

Eva Rina Pelawi - Minggu, 19 April 2026 21:02 WIB
232 view
HUT ke-136 GBKP Ditandai dengan Ziarah ke Makam Penginjil dan Napak Tilas
Foto : harianSIB.com/Eva Rina Pelawi
Ziarah : Moderamen GBKP meletakkan bunga pada makam penginjil di Taman Marturia GBKP di Sibolangit pada perayaan HUT GBKP ke-136, Sabtu (18/4/2026).

Sibolangit(harianSIB.com)

Perayaan HUT ke-136 GBKP (136 tahun sampainya Injil kepada suku Karo), Sabtu (18/4/2026) ditandai dengan ziarah ke makam penginjil di Taman MarturiaGBKP dan kebaktian bertempat di GBKP Runggun Sibolangit.

Acara ziarah yang dipandu Pdt Desen, ditandai dengan peletakan bunga oleh keluarga penginjil diikuti oleh pengurus Moderamen, Badan Pekerja Majelis Klasis, unit pelayanan dan hadirin lainnya. Sebelumnya bernyanyi bersama dengan lagu "Ulih Latih Simerdang" yang menceritakan tentang perjuangan dan tantangan yang dihadapi para penginjil dahulu. Tantangan alam yang begitu berat dan penolakan warga tidak menyurutkan semangat para penginjil untuk menyampaikan berita keselamatan.

Sementara itu, Kabid MarturiaModeramenGBKP Pdt Kalvinsius Jawak dalam khotbahnya yang diambil dari Yosua 24:14-18, mengajak umat untuk memahami sejarah karya keselamatan Allah sekaligus meneguhkan komitmen iman untuk tetap mengabarkan Injil di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Baca Juga:

Dalam kotbahnya dijelaskan bahwa sejak awal, Tuhan memperkenalkan diri-Nya dengan memilih dan menguduskan satu bangsa, dimulai dari Abraham, Ishak, dan Yakub, yang kemudian menjadi bangsa Israel. Proses pembentukan iman bangsa ini tidak instan, melainkan melalui perjalanan panjang, termasuk masa 40 tahun di padang gurun sebagai proses pendidikan rohani untuk mengenal Allah.

Tokoh Musa menjadi salah satu contoh nyata pemeliharaan Tuhan. Sejak bayi, Musa diselamatkan melalui cara yang tidak terduga, yakni diletakkan dalam keranjang dari papirus. Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk menyelamatkan dan memelihara umat-Nya dalam berbagai situasi.

Lebih lanjut, ditegaskan bahwa bangsa Israel dipersiapkan sebagai bangsa yang menyembah Allah Yang Esa di tengah bangsa-bangsa lain yang menganut politeisme. Dalam konteks ini, umat diingatkan bahwa kecenderungan manusia adalah mudah beralih kepada pilihan lain yang dianggap lebih menguntungkan atau lebih unggul secara kasat mata.

Refleksi tersebut juga menyinggung dinamika budaya dan iman, termasuk catatan misionaris seperti H. C. Kruyt yang pernah berinteraksi dengan budaya lokal, termasuk budaya Karo. Pergulatan antara adat dan iman menjadi bagian dari perjalanan umat dalam memahami kehendak Tuhan.

Selain itu, tokoh misionaris Wijngaarden disebut sebagai sosok yang berani membuat terobosan radikal dengan menegaskan bahwa kuasa Allah lebih besar daripada kuasa-kuasa lain yang dipercayai masyarakat saat itu.

Baca Juga:

Hal ini tergambar dalam kisah-kisah lokal seperti turin-turin anak tundakais. Selain itu, sejarah pelayanan kesehatan rumah dakit di wilayah Lau Simomo juga menjadi bukti nyata bagaimana para penginjil dari Belanda menunjukkan kasih melalui tindakan konkret, termasuk dalam pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat.

Melalui refleksi ini, dalam perayaan 136 tahun Injil sampai kepada orang Karo, umat diajak untuk meneladani kesetiaan bangsa Israel dalam memilih Tuhan serta berani mengambil sikap tegas dalam iman, sebagaimana ditegaskan dalam Yosua 24:15, "Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan."

Sementara itu, Sekretaris Umum ModeramenGBKP, Pdt Yunus Bangun dalam sambutan Moderamen mengatakan, orang yang mau bermisi memberitakan Injil adalah orang yang cinta firman Tuhan dan telah merasakan anugerah keselamatan melalui kematian dan kebangkitan Kristus.

Untuk itu, Pdt Yunus mengajak jemaat GBKP untuk terus bermisi mengabarkan Injil sebagai orang yang telah menerima keselamatan.

Baca Juga:

"Pekabaran Injil jangan hanya berpusat di Moderamen dan klasis, tapi semua runggun-runggun harus terus bergerak agar semakin banyak orang merasakan berkat Tuhan dan semakin banyak orang yang turut ambil bagian," katanya.

Acara perayaan juga ditandai dengan tiup lilin dan pemotongan kue dan "cimpa matah" ulang tahun yang dibagikan kepada hadirin.

Napak Tilas: Peserta napak tilas foto bersama seusai penyerahan vandel kepada perwakilan jemaat di GBKP Runggun Batu Lima, Pematangsiantar Sabtu (11/4/2026) sebagai rangkaian perayaan HUT GBKP ke-136. ( Foto : harianSIB.com/Eva Rina Pelawi)

Baca Juga:

KKI dan Napak Tilas

Sebagai bagian dalam rangkaian HUT GBKP ke-136, sebelumnya telah dilaksanakan Kebaktian Kebangunan Iman, Jumat (10/4/2026) dan napak tilas, Sabtu (11/4/2026) di Pematangsiantar.

KKI diikuti ratusan jemaat dengan tema "Encidahken Geluh Selaku Keluarga Dibata alu tutus ras ertanggung jawab" yang diambil dari 1 Timotius 3:14-16.

Ibadah dipandu oleh Pdt Alpensius Surbakti yang mengajak jemaat untuk senantiasa berserah kepada Tuhan dalam setiap keadaan, baik suka maupun duka. Ia menegaskan bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan seizin Tuhan.

Khotbah disampaikan oleh Kabid Koinonia ModeramenGBKP, Pdt Liza Selvina Tarigan. Dalam penyampaiannya, ia menekankan agar setiap anak Tuhan tidak hidup dalam keraguan akan keselamatan. Allah adalah sumber kehidupan, dan keluarga Allah merupakan tiang penopang yang menghadirkan damai sejahtera.

"Di mana ada keluarga Allah, di situ ada damai. Kehadirannya selalu dinantikan," ungkapnya.

Sementara napak tilas dilakukan dengan start di GBKP Runggun Jalan Nias dan pawai kendaraan menuju tiga gereja GBKP lainnya yakni GBKP Runggun Jalan Sisingamangaraja, GBKP Rambung Merah dan GBKP Batu Lima dan berakhir di GBKP Jalan Nias.Di setiap gereja, panitia pelaksana menyerahkan vandel sebagai ajakan untuk tetap memberitakan Injil. (*)

Baca Juga:

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ribuan Umat Hadiri Perayaan Paskah Katolik di Pematangsiantar, Serukan Semangat Bangun Kota
Sambut HUT Kota Pematangsiantar, Kapolsek dan Camat Ikut Bersihkan Jorat Sangnawaluh
Pererat Kebersamaan, Moria GBKP Setia Budi Adakan Senam dan Cek Mata Gratis
Puluhan Siswa SMK Terjaring Tim Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Pematangsiantar
Divpropam Mabes Polri Periksa Senpi Polres Pematangsiantar
PLN Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Brimob Sumut untuk Pengamanan Infrastruktur Listrik
komentar
beritaTerbaru