Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 Juli 2026

PLN UIP SBU Bangun Ruang Belajar dan Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Pesantren Darul Muhsinin Aceh

Leo Bastari Bukit - Rabu, 01 Juli 2026 17:31 WIB
120 view
PLN UIP SBU Bangun Ruang Belajar dan Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Pesantren Darul Muhsinin Aceh
Foto Dok/PLN UIP SBU
PELATIHAN: Pelatihan tanggap darurat gempa bumi dan kebakaran bagi santri dan masyarakat di Pesantren Darul Muhsinin, Desa Pante Geulima, Provinsi Aceh, yang dilaksanakan pada 18 Juni 2026.

Aceh(harianSIB.com)

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utara 1 (UPP SBU 1) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, PLN menghadirkan bantuan pembangunan ruang belajar sekaligus pelatihan tanggap darurat gempa bumi dan kebakaran bagi santri dan masyarakat di Pesantren Darul Muhsinin, Desa Pante Geulima, Provinsi Aceh.

Program yang dilaksanakan pada 18 Juni 2026 tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara PLN UIP SBU dengan Pesantren Darul Muhsinin dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana.

Selain membangun ruang belajar yang lebih representatif, PLN juga menggelar pelatihan mitigasi bencana yang diikuti para santri, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar. Pelatihan menghadirkan instruktur berpengalaman yang memberikan edukasi mengenai penyelamatan diri, prosedur evakuasi, hingga penanganan awal saat terjadi gempa bumi maupun kebakaran.

Kegiatan ini dinilai penting mengingat Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana geologi. Dengan adanya pelatihan tersebut, para peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat.

Program TJSL tersebut turut dihadiri perwakilan Manager PLN UPP SBU 1 beserta pegawai dan volunteer PLN, jajaran pengurus Pesantren Darul Muhsinin, Pemerintah Desa Pante Geulima, tokoh masyarakat, serta para santri.

Pimpinan Pesantren Darul Muhsinin, Waled Khairul Adnan AB menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

"Program yang diberikan PLN sangat bermanfaat bagi kami. Pembangunan ruang belajar akan mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang lebih nyaman, sementara pelatihan tanggap darurat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh para santri maupun masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Kami berharap kepedulian PLN seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat," ujarnya.

General Manager PLN UIP SBU, Rizki Aftarianto mengatakan program TJSL PLN dirancang untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan ketangguhan masyarakat.

"PLN percaya bahwa keberadaan infrastruktur ketenagalistrikan harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitarnya. Melalui program TJSL ini kami menghadirkan dukungan terhadap sektor pendidikan sekaligus membangun budaya kesiapsiagaan bencana. Harapannya, para santri tidak hanya memperoleh fasilitas belajar yang lebih baik, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan," kata Rizki, Rabu (1/7/2026).

Sementara itu, Manager PLN UPP SBU 1, Bondan Pakso Dandu menegaskan bahwa bantuan pembangunan ruang belajar dan pelatihan mitigasi bencana merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

"Kami berharap bantuan pembangunan ruang belajar dan pelatihan mitigasi bencana ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Pesantren Darul Muhsinin dan masyarakat sekitar. Melalui kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, PLN akan terus menghadirkan program-program TJSL yang menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Aceh," ujar Bondan.

Melalui program TJSL ini, PLN UIP SBU menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memberdayakan masyarakat, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah sekitar proyek pembangunan. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru