Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 25 Oktober 2026

Masyarakat Minta SPBU di Bandar Hinalang Segera Beroperasi

Mey Hendika Girsang - Selasa, 11 Agustus 2026 12:18 WIB
458 view
Masyarakat Minta SPBU di Bandar Hinalang Segera Beroperasi
Foto : harianSIB.com/Mey Hendika Girsang
SPBU : Masyarakat meminta kepada pihak terkait segera mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Bandar Hinalang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, Selasa (11/09/2026).

Simalungun(harianSIB.com)

Masyarakat meminta kepada pihak terkait segera mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Bandar Hinalang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Pasalnya, keberadaan SPBU itu sangat dibutuhkan masyarakat.

"Informasinya, SPBU itu akan beroperasi pada bulan Maret 2026. Nyatanya, sampai sekarang belum juga beroperasi. Entah apa kendalanya," kata warga, Anton Purba, Selasa (11/8/2026).

Dia menyampaikan akibat belum beroperasinya SPBU itu, masyarakat yang berada di wilayah Simalungun Atas (Kecamatan Purba, Silimakuta, Haranggaol Horisan, Dolok Silau dan Pematang Silimahuta) terpaksa membeli BBM dari pengecer yang harganya mahal.

"Harga pertalite dari pengecer Rp 13.000 per liter dan solar Rp 9.000 sampai Rp 11.000 per liter. Sangat mahal. Seolah-olah masyarakat di sini dipaksa menjadi orang kaya. Pada hal tidak, mayoritas penduduknya hidup dari sektor pertanian," keluh Anton.

Baca Juga:
Menurut dia, mahalnya harga penjualan BBM tersebut dari pengencer disebabkan karena tingginya biaya ongkos angkut BBM yang diambil dari SPBU Kabupaten Karo dan SPBU di Raya yang berjarak mencapai puluhan kilometer.

"Pengecer juga tidak bisa kita salahkan. Karena mereka juga membutuhkan biaya untuk mendapatkan BBM tersebut. Tapi, imbasnya sangat berpengaruh terhadap masyarakat banyak," kata Anton.

Hal senada dikatakan warga lain, di antaranya Iwan Saragih dan Parulian Turnip. Disebut, mahalnya harga penjualan BBM berimbas terhadap tingginya harga penjualan barang-barang sembako di wilayah itu.

"Kondisi itu memberatkan perekonomian masyarakat setempat dengan kondisi ekonomi sekarang ini. Karena itu, diminta kepada PT Pertamina dan pihak pengelola SPBU Bandar Hinalang segera mengoperasikan SPBU tersebut," ucap Iwan.

Jika SPBU itu telah beroperasi, kata Iwan, maka harga penjualan BBM kembali akan normal di wilayah Simalungun Atas, sehingga secara otomatis kondisi perekonomian masyarakat pun akan kembali normal.

Iwan juga mendesak Pemkab Simalungun untuk memperjuangkan pengaktifan operasional SPBU tersebut. Kalau ada surat-surat yang dibutuhkan untuk keperluan operasional SPBU itu segera diselesaikan secepatnya.

"Lakukan langkah-langkah strategis dengan cara melayangkan surat kepada pihak Pertamina untuk menekan pihak pengelola supaya segera mengoperasikan SPBU itu," ujarnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
Polres Pematangsiantar Pastikan Distribusi BBM Aman, Stok di Seluruh SPBU Mencukupi
Rahmansyah Sibarani Desak PT Pertamina Segera Akhiri Antrean BBM dan Evaluasi Perusahaan Pengangkut
Ombudsman Sumut Dalami Penyebab Gangguan Distribusi BBM di Medan
Ketua DPRD Batubara Janji Panggil Pengusaha SPBU Bahas Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
SPBU Masih Alami Antrean Panjang, Ombudsman Sumut Segera Panggil Pihak PT Pertamina Patra Niaga
komentar
beritaTerbaru