Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 24 September 2026

Wali Kota Tanjungbalai Dukung Rencana Klinik Cuci Darah dengan Kapasitas Awal 30 Bed

Regen Silaban - Kamis, 24 September 2026 06:15 WIB
135 view
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Rencana Klinik Cuci Darah dengan Kapasitas Awal 30 Bed
Foto: Dok/Kominfo
Wali Kota Mahyaruddin Salim saat menerima audiensi Asosiasi Tim Spesialis Hemodialisa (HD) Kota Tanjungbalai yang dipimpin Dr dr Arya Tjipta Prananda SpBP, di ruang kerja Wali Kota, Rabu (23/9/2026) sore.

Tanjungbalai(harianSIB.com)

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut baik rencana pendirian Klinik Hemodialisa (HD) atau layanan cuci darah di Kota Tanjungbalai. Fasilitas itu dinilai dapat memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan terapi hemodialisa.

Dukungan tersebut disampaikan Mahyaruddin saat menerima audiensi Asosiasi Tim Spesialis Hemodialisa (HD) Kota Tanjungbalai di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026) sore. Rombongan dipimpin Dr dr Arya Tjipta Prananda SpBP, bersama Suriatik SKep Ners MKM, Dr Nova Satria, Dedek Irawan, Candra, Trias Prima, dan Muhammad Alimuddin Ritonga.

Mahyaruddin mengatakan, pemerintah kota mendukung rencana itu karena klinik HD akan mempermudah warga Tanjungbalai dan daerah sekitar memperoleh layanan cuci darah tanpa harus ke luar daerah.

"Keberadaan klinik ini nantinya diharapkan dapat memberikan pilihan bagi masyarakat sebagai tempat mendapatkan pelayanan kesehatan. Sampai saat ini, Kota Tanjungbalai belum memiliki klinik hemodialisa," ujar Mahyaruddin.

Baca Juga:
Ia menilai rencana tersebut juga berdampak positif bagi perkembangan layanan kesehatan sekaligus menggerakkan perekonomian di Kota Tanjungbalai.

Mahyaruddin berpesan agar klinik nantinya dikelola secara profesional dan mengutamakan kualitas pelayanan. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus mengedepankan nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

"Jangan berorientasi pada keuntungan semata. Lakukan pengabdian kepada sesama dengan menyelamatkan nyawa orang lain. Yang utama adalah urusan kemanusiaan, bukan profit," tegasnya.

Berbagai kebutuhan pendirian klinik, kata Mahyaruddin, akan dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kesehatan, RSUD dr Tengku Mansyur, serta OPD lainnya.

Sementara itu, Tim Spesialis HD Kota Tanjungbalai menyampaikan terima kasih atas waktu dan dukungan Wali Kota. Tim berharap dukungan Pemko Tanjungbalai dapat memperkuat rencana pengembangan layanan hemodialisa di kota tersebut.

Klinik HD itu rencananya dibuka dengan kapasitas awal sekitar 30 bed pasien, lalu diproyeksikan berkembang hingga 100 bed. Fasilitas ini diharapkan dapat melayani pasien hemodialisa dari Tanjungbalai maupun kabupaten/kota di sekitarnya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pengurus BWI Tanjungbalai Dilantik, Wali Kota Tegaskan Pengurusan Tanah Wakaf Harus Gratis dan Tidak Dipersulit
Polres Tanjungbalai Kenalkan Program AI Ke Pelajar SMA
Polres Tanjungbalai Dampingi Perwakilan Massa Cek Lokasi Dugaan Gudang Balpres
Polisi Selidiki Perampasan HP Pelajar SMP di Depan Sekolah Methodist
Diduga Asusila di Dalam Mobil, Oknum Anggota Polres Tanjungbalai Dipatsus
Tim Polsek Kualuh Leidong Ringkus Terduga Pencuri Sarang Walet di Tanjungbalai
komentar
beritaTerbaru