Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Oktober 2026

Jalan Lama Longsor Belum Diperbaiki, Terios Terperosok ke Jurang 5 Meter di Huragi

Robert Nainggolan - Jumat, 30 Oktober 2026 17:00 WIB
190 view
Jalan Lama Longsor Belum Diperbaiki, Terios Terperosok ke Jurang 5 Meter di Huragi
Foto: Dok/Satlantas Polres
Mobil Daihatsu Terios putih BM 1286 JY terperosok ke jurang sedalam sekitar lima meter di depan Masjid Sibodak, Desa Sosa Jae, Kecamatan Huragi, Kamis (29/10/2026) malam.

Huragi(harianSIB.com)

Satu unit mobil Daihatsu Terios putih bernomor polisi BM 1286 JY terperosok ke jurang sedalam sekitar lima meter di depan Masjid Sibodak, Desa Sosa Jae, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Mobil yang melaju dari arah Riau menuju Tarutung tersebut, membawa empat orang laki-laki, terdiri dari seorang sopir dan tiga penumpang. Berdasarkan informasi yang diperoleh, keempatnya bermarga Sinaga (dua orang), Situmorang dan Banjarnahor.

Kasat Lantas Polres Padang Lawas melalui Kanit Gakkum Aipda Hengki mengatakan, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena sopir tidak mengetahui kondisi jalan di lokasi kejadian. Bagian beram jalan diketahui telah mengalami amblas atau longsor sehingga kendaraan kehilangan jalur dan terperosok ke jurang.

"Diduga sopir tidak mengetahui kondisi jalan di lokasi kejadian. Bagian beram jalan sudah mengalami amblas atau longsor sehingga kendaraan kehilangan jalur dan terperosok ke jurang," ujar Hengki, Jumat (30/10/2026) sore.

Baca Juga:

Empat korban laki-laki yang mengalami luka ringan dalam kecelakaan mobil Daihatsu Terios di Desa Sosa Jae, Kecamatan Huragi, menjalani perawatan medis di klinik terdekat, Kamis (29/10/2026) malam. (Foto: Do/Satlantas Polres)

Akibat kejadian itu, sopir dan tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan. Sopir mengalami luka akibat terkena pecahan kaca dan benturan. Keempat korban kemudian mendapatkan penanganan medis di klinik terdekat.

Sementara itu, mobil tersebut berhasil dievakuasi pada malam kejadian dengan bantuan alat berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi jalan yang mengalami longsor di lokasi tersebut diketahui sudah berlangsung cukup lama. Namun, hingga kecelakaan terjadi, kerusakan pada bagian beram jalan itu belum juga diperbaiki dan belum terlihat adanya penanganan dari pemerintah maupun instansi terkait.

Revane Gabriel, warga Sibuhuan yang kerap melintas di Jalinsum wilayah Padang Lawas, menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan. Menurutnya, minimnya rambu-rambu peringatan, kondisi badan jalan yang relatif sempit serta kurangnya penerangan menjadi sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian.

Ia mengatakan, pengemudi yang melintas, khususnya pada malam hari, berpotensi tidak mengetahui adanya kondisi jalan yang membahayakan karena minimnya petunjuk maupun tanda peringatan.

Revane juga menyoroti kecelakaan tunggal yang kerap terjadi di sepanjang Jalinsum Palas. Sejumlah kendaraan, menurutnya, pernah mengalami kecelakaan hingga terperosok ke sungai maupun jurang.

Selain rambu-rambu peringatan, ia menilai pemasangan lampu peringatan berkedip berwarna kuning dan penambahan fasilitas keselamatan lainnya diperlukan pada titik-titik jalan yang rawan kecelakaan.

Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah dan instansi terkait agar segera melakukan penanganan terhadap bagian jalan yang longsor serta melengkapi fasilitas keselamatan lalu lintas, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bidan Desa Terjun ke Jurang, Warga Minta Jembatan Bahinsir Simalungun Dibenahi
Aksi Pencurian Hewan Ternak di Kecamatan Berampu Gagal, Mobil Terperosok
Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Sukabumi, 23 Tewas
Mobil Terperosok ke Ladang Jagung di Serbajadi, 1 Tewas 3 Luka-luka
Dihantam Angin Kencang, Atap dan Plafon Bangunan Puskesmas Hutaraja Tinggi Berserakan
Senator Parlindungan Purba Minta Jasa Raharja Beri Santunan Korban Bus Masuk Jurang di Tobasa
komentar
beritaTerbaru