Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Ratusan Hektare Lahan Perkebunan dan 20 Rumah Terbakar di Madina

*Kabut Asap Selimuti Kota Penyabungan
- Selasa, 18 Februari 2014 13:23 WIB
653 view
Ratusan Hektare Lahan Perkebunan dan 20 Rumah Terbakar di Madina
Sib/int
Ilustrasi kebakaran
Madina (SIB)- Api yang membakar areal perkebunan di Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Madina dan sekitarnya mulai awal Februari 2014 hingga berita ini dikirim ke redaksi masih belum padam, bahkan beberapa titik api masih ditemukan di lahan gambut yang sebagian sudah ditanami sawit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina, melalui Sekretaris BPBD Madina,  Zulkhairi kepada wartawan mengatakan luas kebakaran lahan mencapai 935 hektare, meliputi meliputi areal PT MAL dengan luas mencapai 800 hektare, PT DIS  15 hektare, PT. Rendi  20 hektare, lahan perkebunan Transmigrasi SP I dan SP II  100 hektare dan beberapa wilayah wilayah perkebunan masyarakat.

Selain membakar areal lahan perkebunan, sekitar 20-an rumah warga yang berada di wilayah zona api juga turut terbakar. “Kawasan Transmigrasi 1 dan 2 terpaksa ditutup dan dikosongkan,”ujarnya.

Dari informasi masyarakat, lanjutnya, kebakaran beberapa areal perkebunan di kawasan Pantai Barat Madina mulai terpantau awal Pebruari 2014. Lahan yang terbakar adalah jenis gambut yang telah ditanami sawit. “Cuaca yang panas membuat api semakin cepat menyebar, bahkan merambat hingga ke rumah warga, khususnya pemukiman transmigrasi Singkuang,”jelasnya.

Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution yang dikonfirmasi wartawan mengatakan telah menginstruksikan dinas pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mengantisipasi meluasnya kebakaran. Plt Bupati juga meminta seluruh warga yang berada di areal lokasi kebakaran tetap waspada, guna mencegah jatuhnya korban jiwa.

 Diselimuti Kabut Asap

Selama sepekan terakhi kabut asap menyelimuti langit kota Panyabungan dan wilayah lain di Kabupaten Madina. Dugaan sementara kabut asap yang sudah sepekan terakhir melanda Panyabungan merupakan kiriman dari kebakaran ribuan hektare  lahan perkebunan di kawasan Pantai Barat Madina.

Dari pantauan SIB, Senin (17/2), kabut asap meski belum mengganggu jarak pandang, namun membuat mata warga terasa perih. Apalagi menjelang sore, kabut asap semakin tebal membuat warga gerah dan keringatan. Bila kabut asap terus terjadi dalam waktu lama dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan warga. (E-10/w)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru