Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 Juli 2026

Keturunan Siahaan akan Laksanakan Ziarah Nasional di Balige dan Bentuk PPSD se- Indonesia

- Rabu, 19 Februari 2014 11:45 WIB
2.766 view
 Keturunan Siahaan akan Laksanakan Ziarah Nasional di Balige dan Bentuk PPSD se- Indonesia
SIB/ Hasudungan Siahaan/ r
Ziarah Nasional : Keturunan Siahaan dari 7 Natoras (orangtua) terdiri dari unsur pengurus PPSD Jabodetabek dan Kota Pematangsiantar usai membicarakan rencana pembentukan panitia ziarah nasional foto bersama di kediaman Pembina PPSD Kota Siantar–Sim
Pematangsiantar (SIB)- Menghormati  leluhur sekaligus upaya pembangunan dan pengembangan jatidiri generasi muda di masa mendatang melalui pendekatan kultur silsilah marga (budaya), keturunan Siahaan membentuk panitia ziarah nasional di tugu Somba Debata di Balige. Panitia juga bekerja memproses pendeklarasian PPSD se – Indonesia.

Rencana pembentukan panitia ziarah nasional  yang akan dilaksanakan dalam  tahun 2014 ini dibahas dalam pertemuan antara pengurus PPSD se- Jabodetabek masing–masing St Drs Sinthon Siahaan, Hakim Siahaan, Drs Hotland Siahaan Ak dengan pengurus PPSD (Parsadaan Pomparan Somba Debata) Pematangsiantar  Jhonny Siahaan SE MSi (Ketum). Robin Siahaan.  FH Siahaan, St F Robin Siahaan, Baktiar Siahaan, FH Lumbantoruan (hela), Andi Siahaan, Denny Siahaan di kediaman Pembina PPSD Kota Siantar DM Ater Siahaan, Senin (17/ 2/2014).

Melalui hajatan ziarah nasional tersebut, pomparan ( keturunan ) PPSD menjadi generasi penerus akan diarahkan mengenali, memamahami pembangunan tugu yang walau pun benda mati merupakan salah satu perbuatan sadar menghormati jasa leluhur. Seluruh keturunan Siahaan merupakan ” tugu yang hidup”  diharapkan dapat saling berkomunikasi dan berinteraksi secara positif.

Pembekalan dan pemahaman  silsilah (garis keturunan marga) yang senantiasa diwariskan kepada generasi muda diharapkan dapat memperkuat tali persaudaraan sesama keturunan Siahaan yang pada akhirnya terpatri bagaikan satu keluarga selalu hidup berdampingan dan saling berbagi rasa di tengah– tengah kehidupan bermasyarakat maupun bernegara.

Disadari, pendekatan melalui kultur budaya merupakan salah satu cara ampuh membangun jatidiri anak–anak bangsa hingga tidak mudah terpengaruh dengan hingar bingarnya kemajuan zaman tetapi justru terhindar dari degradasi moral dan senantiasa memiliki rasa nasionalisme.

Sebagai penggagas ziarah nasional, DM Ater mengungkapkan setiap pengerahan massa selalu ada tantangan, karenanya, unsur panitia dari tujuh keturunan nantinya diharapkan senantiasa luwes dan aspiratif serta bekerja sesuai dengan bidang tugas dan kemampuannya mengembangkan dan membesarkan PPSD di mata masyarakat. “Ibarat seorang gembala tidak ingin gembalaannya rusak atau merusak milik orang lain,” ujarnya. (BR3/ r)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru