Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

3 Anggota PPK, KPUD Sergai Tak Kondusif

- Kamis, 20 Februari 2014 11:08 WIB
352 view
  3 Anggota PPK,  KPUD Sergai Tak Kondusif
Sei Rampah (SIB)- Pemberhentian 3 anggota PPK di antaranya Nanang Syahputra(Kecamatan Dolok Merawan),   Dapot Pardamean Saragih(Kecamatan Silindak) dan Edy Syah Putra Damanik (Kecamatan Tebing Tinggi) di Kabupaten Sergai menjadi polemik  dan menciptakan suasana tidak kondusif di sekretariat KPUD Sergai.

Informasi diperoleh 2 anggota PPK di antaranya anggota PPK di Kecamatan Silindak diberhentikan karena pindah domisili, Edy Syahputra Damanik PPK Kecamatan Tebing Tinggi  diberhentikan karena mandah pekerjaan, sedangkan Nanang Syahputra diberhentikan masih aktif sebagai anggota PPK Kecamatan Dolok Merawan diduga secara subjektif . Akibat   pemberhentian anggota PPK Dolok Merawan menimbulkan polemik di PPK Kecamatan Dolok Merawan menjelang Pileg 9 April 2014.

Terkait masalah tersebut, Ketua KPUD Sergai M. Sofian ST didampingi komisioner Rabu(19/2/2014) di ruang KPUD Sergai mengatakan,” pemberhentian 3 anggota PPK dilakukan sesuai surat edaran KPU No 870/KPU/XII/2013 poin 4 , KPU/KIP Kabupaten Kota melakukan evaluasi terhadap integritas, independensi dan Profesionalitas PPK dan PPS tahun 2013. Maka KPU  melakukan pergantian antar waktu. 

Menjawab  SIB terkait integritas, solid dan proporsionalitas, atas pemberhentian Nanang Syahputra, M Sofian tidak mampu menjelaskannya dan menampik mengangkat PPS di Desa setempat sesuai hasil rapat pleno selama 2 jam.

Di tempat terpisah M Riswan Komisioner  KPUD Sergai mengatakan,” 2 komisioner setuju, satu abstain dan saya menolak pergantian, mengingat Pemilu sudah dekat perlu kita ciptakan suasana kondusif tidak seperti saat ini jadi muncul polemik.”

Sementara anggota PPK Kecamatan Dolok Merawan  Sugiarti kepada wartawan mengatakan  tidak ada permasalahan bahkan Nanang  anggota berpengalaman sudah 3 tahapan pemilihan menjadi anggota PPK dan mereka bekerja sama mengerjakan tugas masing-masing. Sehingga mereka terkejut ketika Nanang diberhentikan.

Marzuki salah seorang warga sangat menyesalkan kejadian tersebut dan meminta agar KPU Propinsi Sumut mengganti ketua KPUD Sergai karena dinilai tidak mampu menciptakan suasana kondusif di Sergai terutama menjelang pemilu 9 April 2014 nanti. (A30/w)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru