Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

KA PPS UKI Peduli Sinabung Beri Logistik, Konseling, dan Trauma Healing

- Senin, 24 Februari 2014 15:19 WIB
710 view
KA PPS UKI Peduli Sinabung Beri Logistik, Konseling, dan Trauma Healing
SIB/Ist
Ikatan Alumni Pasca Sarjana (IKA PPS), Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta bersama guru dan anak sekolah asal desa Sigaranggarang di sekolah sementara.
Tanah Karo (SIB)- Sebagai bentuk keprihatinan  atas musibah yang menimpa warga  korban erupsi Gunung Api Sinabung, Ikatan Alumni Pasca Sarjana (IKA PPS), Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, salurkan bantuan  pakaian, serta alat tulis sekolah anak-anak pengungsi, Sabtu (22/2).

Ketua IKA PPS UKI, Hulman Panjaitan, SH MH, didampingi rombongan dari Jakarta, Alemina Br Tarigan, Race Marsauli, Edalina Br Tarigan dan Edwin Napitupulu, menjelaskan, selain bantuan berbentuk barang, pihaknya juga memberikan konseling hukum bagi para pengungsi di sejumlah camp penampungan.

“Pencerahan hukum diberikan kepada pengungsi untuk membuka cakrawala berpikir mereka. Hal yang kita utarakan  tentunya berhubungan dengan apa yang mereka alami saat ini. Misalnya surat tanah atau rumah yang hilang/rusak, terkena bencana  alam. Bagaimana proses pengurusannya.

Jika dibutuhkan pendamping kita siap membantu,” ungkap Hulman.

Dalam musibah bencana alam papar Hulman lebih jauh, banyak surat-surat penting dan berharga yang  dimiliki masyarakat menjadi tidak  lagi dapat dipergunakan karena ketidakpahaman dalam pengurusannya.

Padahal dikemudian hari hal itu sangat   dibutuhkan. Karenanya ujarnya lebih lanjut, pihaknya merasa perlu untuk membimbing masyarakat.

“Jika tidak ada  pemahaman maka masyarakat akan dibodoh-bodohi oknum tidak bertanggung jawab. Kita tidak mau itu terjadi, kasihan mereka ini.

Apalagi  dalam kondisi terkena dampak bencana alam. Mungkin banyak di antaranya yang kehilangan harta benda. Jika terjerumus lagi dalam pengurusan yang berkaitan dengan proses birokrasi atau hukum, tentunya sangat  ironis,” katanya.

Oleh karena itu, pihak IKA PPS UKI Jakarta, ungkap  Hulman lebih jauh,  sudah membuat perwakilan di Tanah Karo. Jadi jika ada yang membutuhkan, maka dapat dibantu oleh rekan-rekan yang ada di Kab Karo.

“Semaksimal mungkin, kita akan membantu para pengungsi. Apalagi yang ijazah sekolahnya hilang. Katakan pada kita jika ada kendala,” ujarnya didampingi partner lokal, Julius Sembiring, Ir Kolam Barus, Daniel Purba, dan Efan Pandia.

Dalam  kunjungan dan kegiatannya dua hari di Tanah Karo, IKA PPS UKI Jakarta, melakukan konseling hukum di sejumlah titik posko dan mengunjungi beberapa sekolah sekaligus melakukan program singkat trauma  healing untuk  menyegarkan anak-anak secara psikologis.

Kegiatan ini dinilai sangat berfungsi bagi pengungsi, khususnya untuk mengurangi trauma. (B1/ r)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru