Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

BPBD : Warga Madina Terserang Ispa Akibat Asap

- Senin, 03 Maret 2014 20:57 WIB
633 view
BPBD : Warga Madina Terserang Ispa Akibat Asap
Medan (SIB)- Warga di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) akibat pengaruh asap tebal yang melanda daerah itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina, Risfan Juliardi ketika dihubungi dari Medan, Sabtu, mengatakan, warga di kota tersebut, sudah banyak yang pergi berobat di PuskesmasĀ  terdekat untuk mengantisipasi kabut asap.

Bahkan, menurut dia, pengaruh asap tebal yang terjadi di Mandailing Natal (Madina), tidak hanya mengganggu jarak pandang warga yang hanya mencapai 500 meter, tetapi juga bagi pengendara sepeda motor, mobil dan nelayan yang menangkap ikan di laut.

"Pandangan kita melihat agak gelap, dan bila terus dipaksakan bagi pengendara mobil pribadi, bus bisa menimbulkan bahaya dan kecelakaan di jalan raya," ucap Juliardi.

Bahkan, jelasnya, akibat kabut asap tebal tersebut, penglihatan agak berkunang-kunang, mata jadi perih dan seringĀ  berair.

"Asap tebal tersebut diduga berasal dari lahan gambut pegunungan Madina yang terbakar, dan dalam beberapa pekan ini cuaca daerah itu cukup panas," ujarnya.

Juliardi menyebutkan, kabut asap di Madina, mulai meresahkan masyarakat dan sebahagian penduduk enggan untuk keluar rumah dalam suatu urusan.
Oleh karena itu, katanya, Pemkab Madina dan instansi terkait lainnya akan mengadakan rapat untuk membahas masalah kabut asap tebal yang mulai membahayakan kesehatan masyarakat.

Kemudian, ujarnya, hasil rapat tersebut akan disampaikan nantinya ke Gubernur Sumatera Utara dan diteruskan ke Pemerintah Pusat untuk menentukan status masalah kabut asap yang terjadi di Madina.

"BPBD Madina dan jajarannya saat ini tetap siaga mengantisipasi asap tebal dan kebakaran lahan gambut di Madina, dan juga menyiapkan dua unit mobil pemadam kebakaran milik institusi tersebut," kata Juliardi.

Sebelumnya, seluas 1.000 hektar lahan gambut di Desa Singkuang, Kecamatan Batang Gadis, Kabupaten Madina, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (13/2) terbakar, namun tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu.

Kebakaran tersebut juga meludeskan 25 unit rumah milik warga di Desa Singkuang, karena api merembes hingga ke bawah dan juga tidak berapa jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Data yang diperoleh menyebutkan, Luas wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) lebih kurang 6.620,70 km2 atau 9,23 persen dari wilayah Sumatera Utara.

Penduduk Madina tahun 2012 mencapai 410.931 jiwa.

Sarana jalan sepanjang 2.110 km terdiri dari jalan negara 297,70 km, jalan provinsi 161,65 km dan jalan kabupaten 1.423,18 km.

Selain itu, tersedia pelabuhan laut 1 (satu) buah yakni pelabuhan Sikara-Kara yang dapat dilabuhi kapal dalam negeri. (Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru