Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Alumni SMA Negeri I Kabanjahe Gagas Fit And Proper Test Untuk Caleg

- Senin, 03 Maret 2014 21:05 WIB
1.639 view
 Alumni SMA Negeri I Kabanjahe Gagas Fit And Proper Test Untuk Caleg
Kabanjahe (SIB)- Masyarakat sangat membutuhkan kualitas dan tanggung jawab para calon legislatif untuk pembangunan masyarakat dan daerah Tanah Karo ke depan. Hasil Pemilukada Tanah Karo 2010 silam diharapkan dapat menjadi pelajaran sangat berharga bagi seluruh rakyat Tanah Karo. Tidak mungkin pemimpin yang dihasilkan dari buah ‘money politic’ akan jujur, adil dan mensejahterakan rakyat.

Hal tersebut terungkap dalam dialog Partai Politik dengan Alumni SMAN 1 Kabanjahe dengan thema “Meningkatkan Kualitas Pemilihan Caleg 2014”, Sabtu kemaren di Kabanjahe.

Dampaknya, perubahan dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat sebagaimana selalu didengung-dengungkan setiap jelang Pemilu, tidak pernah terwujud. Malah kehidupan rakyat makin sengsara, urai Ketua Umum Arumba (Alumni Rumpun Bambu) SMA Negeri 1 Kabanjahe, Ir Tommy Nelson Barus didampingi  Ketua I, DR Bakwan Ginting MSi yang membidangi Pemerintahan, Litbang dan Hukum.

Dampak money politic sangat menyengsarakan kehidupan ekonomi masyarakat. Bukan seperti yang dulu dijanji-janjikan para calon pemimpin masa kampanye. Kesalahan tersebut, merupakan sebab akibat. Demikian juga caleg yang disajikan Parpol hendaknya memunculkan ide-ide atau gagasan segar dan cemerlang mengatasi persoalan yang dihadapi rakyat, bukan malah “perang” baliho atau spanduk dan pencitraan semata yang dipajang di pohon-pohon yang justru merusak lingkungan dan estetika alam sekitar.

Pada dialog tersebut sejumlah Partai Politik akhirnya, setuju dengan gagasan Alumni SMA Negeri 1 Kabanjahe (Arumba), menandatangani kesepakatan bersama, bahwa semua caleg akan di-fit and proper test dengan tim ahli penguji dari Fakultas Psikologi USU sesuai program Arumba.

Partai yang hadir dan menandatangani adalah, DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karo, DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Karo, DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Amanat Nasional (PAN), sementara 5 partai tidak hadir yakni, Partai Golkar, NasDem, Gerindra, PPP dan PBB.

Cuaca Bangun SEAk SH MSi dari Arumba didampingi Ketua I Pengurus Arumba DR Bakwan Ferizan Ginting MSi, Cuaca Bangun SEAk SH MSi, Marta Ulina Br Tarigan, Hesron Dafid Ginting menambahkan, partai politik tidak seharusnya membiarkan rakyat berjalan dalam kegelapan malam tanpa lentera yang jelas.

Artinya, dibutuhkan sebuah kriteria yang memiliki alat ukur yang objektif, sudah tergali dengan benar dan terukur hasilnya. Tujuannya menentukan kapasitas, kapabilitas seseorang, seperti misalnya seluruh caleg bersedia di-fit and proper test dengan tim penguji dari tim psikologi USU. “Hasilnya akan kami informasikan ke masyarakat, baik melalui media massa cetak, elektronik, selebaran dan sejumlah media jejaring sosial, seperti facebook dan twitter, bagaimana karakter caleg yang akan dipilihnya,” jelasnya. (BR2/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru