Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Desa Fondrake Raya Nisel Daerah Sulit Air Dibangun MCK

- Selasa, 04 Maret 2014 11:26 WIB
1.931 view
Desa Fondrake Raya Nisel Daerah Sulit Air Dibangun MCK
Ilustrasi
Nisel (SIB)- Tiga unit sarana mandi cuci kakus (MCK) dilengkapi bak penampung air bersumber dana PPIP tahun 2013 telah selesai dibangun dan dimanfaatkan warga Desa Fondrake Raya Kecamatan Ulu Susua Nias Selatan (Nisel).

Sekdes Fondrake Raya, Sokhifaudu Giawa SPd Senin (3/3/2014) menerangkan, MCK yang telah rampung sebelumnya diserah terimakan kepada masyarakat disaksikan Camat, Kapospol, Kepala Puskesmas dan perwakilan Pemkab.

Dengan terealisasinya MCK disebutkan, masyarakat sangat berterimakasih karena tidak harus ke sungai untuk mandi mencuci dan keperluan lainnya. Dalam pengerjaan MCK disebutkan masyarakat dipantau aparat desa merealisasikan sesuai petunjuk pelaksanaan, bertujuan agar bangunan berkwalitas dan kelak desa mereka kembali memperoleh bantuan serupa.

Kepdes mengatakan, tiga MCK masih untuk tiga dusun antara lain Dusun Harefa, Baruzo dan Helefanikha, selanjutnya pihaknya masih mengharapkan pembangunan MCK agar warga desa merata mendapatkan.

Sementara itu Kepala Puskesmas Fanolo Halawa menjelaskan, MCK yang dibangun sangat berguna bagi warga karena menyangkut kesehatan, MCK disebutkan juga mengantisipasi warga membuang hajat sembarangan yang sangat berisiko untuk kesehatan, MCK merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat karena susahnya memperoleh air bersih.

Tokoh masyarakat yang juga Ketua masyarakat (OMS) Hezaro Giawa dan Kepdes Taasoke Giawa meminta pemerintah menganggarkan kembali dana PPIP atau sejenisnya untuk menambah berdirinya MCK, karena jumlah bangunan 3 unit saat ini masih sangat minim dibanding jumlah warga desa mencapai ribuan. “Keberadaan MCK merupakan hal penting, kami berharap program serupa dilakukan kembali demi kesehatan dan kebersihan lingkungan warga serta meringankan beban masyarakat desa memperoleh air,” harap mereka. (A36/w)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru