Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Bus Mebidang Segera Operasi Layani Koridor Pusat Pasar-Pakam dan Binjai

*Pemkab Terkait Bantu Bangun Halte
- Rabu, 05 Maret 2014 11:29 WIB
601 view
Bus Mebidang Segera Operasi Layani Koridor Pusat Pasar-Pakam dan Binjai
Medan (SIB)- Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut akan segera merealisasikan operasional bus angkutan massal Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang) di tahun 2014 ini. Dari operasional ini nantinya, pemerintah daerah kabupaten/kota akan membantu untuk menyediakan pembangunan halte.

"Sudah ada pelayanan. Tapi ini masih contoh koridor yang akan kita operasikan. Salah satu contohnya yakni Koridor Pusat Pasar Medan-Pakam dan Pusat Pasar-Binjai. Ini salah satunya, karena sebelumnya rute ini kan dipegang oleh Damri," kata Kadis Perhubungan Sumut Anthony Siahaan didampingi Kabid Perhubungan Darat Dishub Sumut Darwin Purba kepada wartawan, Senin (3/3/2014).

Pihaknya mengaku baru saja menggelar pertemuan dengan Dishub Kabupaten/Kota di Sumut yang tergabung dalam Mebidang termasuk Bappeda kabupaten/kota dan Bappeda Sumut. Rencananya, operasi Mebidang akan direalisasikan jika bus bantuan dari Kemenhub RI telah tiba di Medan sebanyak lebih kurang 25 unit.

"Kita rencanakan beroperasi tahun ini. Tadi juga kita membahas mengenai pembahasan teknis operasionalnya. Kenapa harus bus? Karena kita kota metropolitan sudah pantas mengoperasikan bus massal dengan daya tampung penumpang lebih banyak. Seperti di Pekanbaru dan Yogya saja sudah ada bus massalnya," ujarnya.

Memang diakuinya, mengenai dua koridor tersebut masih sebatas rencana. Jika nanti diperlukan evaluasi maka akan dilakukan survey ulang lagi ke lapangan mengenai kebutuhan koridor transportasi massal tersebut.

"Memang ini masih rencana. Tapi nanti bisa saja berubah lagi, karena nanti akan disesuaikan dengan permintaan dari Dishub kabupaten/kota dan kita sesuaikan dengan transportasi yang sudah tersedia di koridor tersebut. Pihak swasta juga tidak menutup kemungkinan bergabung atau membangun transportasi massal sendiri," jelas Darwin.

Dia menuturkan apa yang dilakukan hanya sebagai stimulus program bagi pihak swasta untuk dapat bersama membangun transportasi massal. Apalagi, dengan adanya transportasi massal ini, pemerintah daerah siap membantu membangun halte sebagai sarana pendukung tambahan.

"Untuk pengelolaannya kita lihat nanti seperti apa. Apakah ke PT Damri atau melalui sebuah konsorsium. Yang jelas, pemerintah daerah sudah siap membantu membangun halte pendukungnya. Yogyakarta yang menyerahkan pengelolaan bus pada konsorsium swasta murni, dapat kita jadikan acuan" ungkapnya.

Dia menegaskan pengoperasian bus itu diupayakan maksimal dengan catatan pada tahun berikutnya bus harus berkembang dan bertambah bukan malah berkurang. "Ini salah satu rangsangan yang diberikan pemerintah pada swasta melalui bantuan bus itu. Kita juga ingin seperti itu," tegasnya.

Menurut Darwin operasi bus tersebut saat ini tinggal menunggu kesiapan Dishub Sumut dan Pemkab Mebidang. “Justru kesiapan kita yang ditunggu ini. Pemerintah pusat sudah siap membantu. Makanya kita undang pemkab terkait untuk membahas ini agar cepat realisasi,” tutup Darwin. (DIK1/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru