Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026
PDIP Dairi Sampaikan Keluhan ke Kapolres Dairi

Netralitas PPK Serta Pembagian Pupuk dan Bibit Gratis Dipertanyakan

- Rabu, 05 Maret 2014 11:51 WIB
577 view
Netralitas PPK Serta Pembagian Pupuk dan Bibit Gratis Dipertanyakan
Sidikalang (SIB)- Kapolres Dairi AKBP Donni Damanik SIK bersama Kasat Lantas AKP Ternalem Sembiring dan Kasat Binmas AKP Amansyah SP, melakukan kunjungan ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Politik (Parpol) di Dairi. Kunjungan yang sudah dimulai sejak Senin (3/4) tersebut diharapkan dapat memberikan komunikasi yang baik dan menghasilkan Pemilu yang aman dan kondusif nantinya.

Demikian disampaikan Kapolres Dairi melalui Kasubbag Humas Polres Dairi, AKP L Limbong kepada SIB saat melakukan kunjungan ke Kantor DPC PDI Perjuangan, Jl Empat Lima No 36 Sidikalang, Selasa (4/3). Menurut Limbong, kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan kesepahaman antara pengrus Parpol dengan pihak Kepolisian dalam pelaksaan Kampanye Pemilu hingga hari H pemilu nantinya.

Kesempatan tersebut diberikan kesempatan kepada pengurus untuk bertukar pendapat dan pemberian saran yang mengacu terhadap teknis pelaksanaan Kampanye pada setiap kecamatan. Menjawab pertanyaan, Kapolres Dairi mengharapkan peran serta seluruh pengurus Parpol mulai dari kabupaten hingga desa.

“Sepanjang itu masih berhubungan dengan tugas dan pelayanan kami, kami akan berusaha melakukannya. Kami juga mau menerima usulan dari Parpol, supaya kami dapat membuat jadwal pekerjaan untuk kepentingan kita bersama,” ujar Donni.

Pertanyakan Netralisir Oknum PPK

Ketua DPC PDI Perjuangan Ir Benpa Nababan didamping Wakil Ketua Drs Passiona Sihombing dan Wakil Ketua 1 Resoalon Lumbangaol mempertanyakan netralisir oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang isteri atau suaminya ikut Caleg. Menurut mereka, netralitas oknum tersebut sudah diragukan mulai dari pra pemilu hingga hari pencoblosan nantinya.

Resoalon Lumbangaol menambahkan, bahwa kelangkaan pupuk bersubsidi kini dimanfaatkan oleh oknum caleg. “Saat ini pupuk langka, namun kepada konstituennya caleg ada yang memberikan pupuk bersubsidi gratis. Untuk itu, kami mohon pihak Kepolisian dapat melakukan penindakan terhadap kios pengecer, sejauh mana kelangkaan pupuk di Dairi,” pinta Resoalon.

Ditambahkan Resoalon, bibit jagung bersumber dari Dinas Pertanian (Distan) Dairi, juga dipergunakan caleg sebagai propaganda terhadap petani. Menurutnya, perlu dilakukan penelusuran akan keberadaan dan sumber bibit jagung tersebut.

“Kami hanya prihatin melihat warga yang dibodoh-bodohi oleh caleg. Para petani bisa saja percaya dengan penjelasan si caleg yang mengatakan bibit itu bantuannya. Namun, sampai kapan warga Dairi akan menerima pembodohan?. Untuk itu, kami berharap Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) supaya memperhatikan tindakan-tindakan yang sudah melanggar aturan dan norma yang berlaku,” imbuhnya. (B4/w)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru