Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Masyarakat Jorlang Hataran Dan TPL Kerja Sama Bangun Gereja HKI Estomihi

- Minggu, 09 Maret 2014 13:05 WIB
490 view
Masyarakat Jorlang Hataran Dan TPL Kerja Sama  Bangun Gereja HKI Estomihi
Simalungun(SIB)Masyarakat Dusun Huta IV Hutabaru dan Dusun Negeri Dolok, Jorlang Hataran, Simalungun bersyukur atas selesainya pembangunan Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Estomihi Resort Bah Sampuran Daerah I Sumatera Timur.

Ketua umum pembangunan gereja Bernhard Damanik pada acara peresmian pemakaian gedung gereja di Nagori Panombean Hutaurung,  mengatakan, pembangunan rumah ibadah antara masyarakat dan PT Toba Pulp Lestari Tbk merupakan bentuk kerjasama yang baik dan harus tetap terjaga, sebagai respon positif dan kedekatan perusahaan kepada masyarakat Simalungun.

”Saya mengapresiasi  Toba Pulp dalam respon positifnya kepada masyarakat, dalam bekerjasama membangun gereja HKI Estomihi ini. Dan harapannya hubungan harmonis seperti ini tetap terjaga antara masyarakat dan dunia usaha,” sebutnya.

Bernhard Damanik mengatakan dana  pembangunan gereja lebih kurang Rp 150 juta. TPL melalui dana  Corporate Social Responsibility (CSR)   membantu sebesar Rp. 129.874.000, sedangkan kekurangannya merupakan  sumbangan  masyarakat dan jemaat gereja.

Peresmian HKI Estomihi dihadiri Ephorus HKI Pdt Dr Langsung Sitorus Mag Theol, Camat  Panombean Pane Sannur Br Sianipar SSos, Panghulu Hutaurung Asiman Sinaga, Parhalado Praeses HKI Daerah Sumatera Pdt Jansen Simanjuntak MTh dan yang mewakili managemen TPL Tagor Manik (Manager 4L), Santer Siahaan (Asisten kepala Humas Aek Nauli), Josua Sibarani (Asisten kepala Plantation Aek Nauli) dan Staf 4L Saut P Manalu (Asisten CSR) Aek Nauli.

Pada kesempatan tersebut managemen TPL juga memberikan bantuan, berupa biaya pengecatan untuk memperindah gereja.

”Pembangunan gereja antara masyarakat dan TobaPulp merupakan bukti kepedulian perusahaan bagi masyarakat sekitar. Sehingga perusahaan   berguna bagi masyarakat dan sesuai dengan paradigma barunya tumbuh berkembang bersama masyarakat, sehingga masyarakat dapat bergandeng tangan dengan perusahaan,” ucap Tagor Manik.

Gereja HKI Estomihi berada  di atas lahan seluas 400 meter persegi. Sebelumnya gereja ini berada di dusun Negeri Dolok, karena permintaan masyarakat gereja dipindahkan dan dibangun kembali pada  13 Januari 2013.

(R5/h)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru