Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Bupati Mangindar Promosikan Potensi Pariwisata Samosir

- Selasa, 11 Maret 2014 16:29 WIB
531 view
 Bupati Mangindar Promosikan  Potensi Pariwisata Samosir
Samosir (SIB)- Bupati Samosir Mangindar Simbolon mempromosikan potensi pariwisata Samosir di hadapan 150 alumni Bumiroka (SMP Khatolik Budi Murni dan SMA RK St.Thomas) Medan yang melakukan kunjungan wisata ke Samosir. Rombongan disambut langsung Bupati didampingi Kadis Pariwisata Ombang Siboro beserta beberapa pimpinan SKPD di Hotel Saulina Resort, Sabtu (8/3). Penyambutan tamu tersebut sebagai bukti Samosir telah siap melayani wisatawan dan merupakan perwujudan Visit Samosir Years 2014-2015 yang dicanangkan 28 Februari lalu bertepatan dengan hari jadi ke-10 Samosir.

Bupati  mengatakan, Samosir telah siap dikunjungi para wisatawan dan siap melayani. Dijelaskan, Samosir memiliki potensi wisata yang meliputi keindahan alam dan budaya. Keindahan alam Samosir dapat dilihat dari berbagai sudut dan semuanya sangat indah. Terdapat berbagai lokasi yang dapat dikunjungi seperti Tuk-Tuk Siadong, pasir putih Parbaba dan lokasi lainnya. Samosir memiliki berbagai keunikan yang belum pernah dijumpai di tempat lain.

"Dengan kondisi alam yang berbukit dan lembah di Samosir sangat cocok untuk olahraga tantangan seperti paralayang. Olahraga ini sudah beberapa kali diselenggarakan, bahkan Samosir dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan paralayang international,” ujarnya.

Selain itu, olahraga lainnya adalah extrim trail dengan menaiki perbukitan. Renang keliling Danau Toba juga merupakan salah satu potensi yang dikembangkan. Di samping menikmati keindahan alam, Samosir juga memiliki peninggalan budaya yang masih sakral. Sebagai daerah asal muasal suku Batak, Pemerintah Kabupaten melestarikan berbagai situs budaya yang memiliki keunikan tersendiri, sehingga pengunjung tidak akan bosan.

Lokasi Sigulatti yang terdapat di Kecamatan Sianjur Mula Mula merupakan perkampungan yang dipercaya tempat turunnya si Raja Batak dan dari tempat tersebutlah asal muasal orang Batak di seluruh dunia. Salah satu yang digali dan dikembangkan Samosir adalah wisata minat khusus berbasis ilmu pengetahuan yaitu Geopark. Bupati mengatakan bahwa di Samosir akan dibangun etalase Geopark yang berlokasi di Sigulatti.

Menurut Mangindar Geopark telah diteliti oleh para ahli geologi dan tahun ini akan dimulai pembangunannya. Dengan dibangunnya lokasi tersebut para wisatawan akan dapat berwisata sambil belajar. Lebih lanjut dikatakan, di Samosir terdapat geosait hasil letusan Gunung Toba 75.000 tahun silam, bahkan menurut ahli geologi terdapat batuan yang seharusnya tidak ada di bumi, namun karena letusan yang maha dahsyat batuan tersebut terangkat dari perut bumi.

Simbolon menjelaskan, jalur menuju Samosir telah terbuka lebar baik dari darat maupun danau. Pengunjung dapat melalui Ajibata-Tomok, Tigaras-Simanindo, Muara-Nainggolan, sedangkan jalur darat dapat melalui Tele. Jalan Tele sudah diperlebar sehingga tidak perlu takut. Ke depan akses akan semakin mudah setelah nantinya Bandara Silangit siap dioperasikan menjadi bandara international yang kini sedang dibenahi, terang Mangindar.

Didampingi Bupati, rombongan mengunjungi Sigulatti untuk melihat secara langsung lokasi asal muasal suku Batak. Di areal Sigulatti rombongan menanam pohon. (F4/f)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru