Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 01 April 2026

Golkar Kubu AL Demo, Minta KPU Labusel Bersikap Netral

- Kamis, 13 Agustus 2015 19:29 WIB
668 view
Golkar Kubu AL Demo, Minta KPU Labusel Bersikap Netral
SIB/Rudi Afandi Simbolon
Komisioner KPU Labusel Irwansyah menjelaskan tuntutan yang disampaikan masa simpatisan, pengurus dan kader Golkar kubu AL, di depan kantor KPUD Labusel, Rabu (12/8).
Kotapinang (SIB)- Seratusan pengurus dan simpatisan DPD II Partai Golkar Labusel berunjuk rasa di kantor KPU Labusel, Rabu (12/8). Mereka meminta KPU agar bersikap netral dan menjelaskan hasil verifikasi yang dilakukan KPU ke DPP Golkar hasil munas Ancol.

Kordinator aksi Saiman Siregar SPd dalam orasinya menyampaikan, keluarga, simpatisan dan seluruh kader Golkar kubu AL yang diketua Maladi Hasibuan SE merasa dicederai oleh sikap KPU yang menjadikan Partai Golkar sebagai permainan. Menurutnya, KPU Labusel tidak berani bertindak tegas untuk menyatakan yang benar, dan yang salah.

"Jangan KPU membuat intrik-intrik yang berujung kader dan simpatisan Golkar di Labusel menjadi rusuh. KPU jangan hanya duduk diam dan menikmati fasilitas negara,"katanya.

Dia menilai, di KPUD Labusel telah terjadi permainan dan kecurangan. Sebab, kata dia, seharusnya KPU telah mengetahui Golkar kubu AL yang sah. Namun KPU malah mempermainkan dan menerima semua berkas dari paslon.

"Kita mengetahui, Golkar AL hanya diberikan kepada pasangan Wildan dan Khoir, namun KPU tetap saja menerima calon lain yang menbawa dukungan yang tidak benar. Apabila persoalan ini terus bergulir, kabupaten Labusel akan tercedrai. KPU harus tegas, persoalan Golkar yang terjadi saat ini. Kami menduga, KPU Labusel mempunyai nilai-nilai politis, yang seharusnya KPU sebagai penyelenggara bersikap netral,"katanya.

Aksi unjukrasa simpatisan pengurus dan kader Golkar itu akhirnya diterima kelima Komisioner. Komisioner Irwansyah menjelaskan, sampai hari ini proses pencalonan paslon kepala daerah Labusel masih dalam tahapan penelitian hingga 24 Agustus. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan Golkar tersebut menjadi masukan bagi KPU.

"Sampai saat ini proses pencalonan masih dalam tahapan penelitian. Kami tidak takut dengan persoalan yang dituduhkan, karena kami selalu mengutamakan berpikiran yang jernih dan tidak berpihak ke kiri dan ke kanan,"katanya.

Usai menyerahkan pernyataan sikap secara resmi yang ditandatangani oleh pengurus fungsionaris dan simpatisan partai Golkar, masa pun membubarkan diri dan melanjutkan aksinya ke kantor Panwaslukada. Mereka meminta agar Panwaslu Labusel segera menindaklanjuti laporan pengaduan ketua DPD II Golkar Labusel Maladi Hasibuan, SE dan segera membawanya ke ranah hukum.

"Kami juga meminta Panwas bersikap netral dan tidak memasang kaki dua, sehingga demokrasi berjalan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan,"katanya.

Aksi unjuk rasa itu langsung diterima Ketua Panwaslu Labusel M. Yunus Nasution. Yunus mengakui, telah menidaklanjuti masalah laporan tersebut. Dikatakannya, kelompok Paslon Umar juga telah datang ke Panwaslu untuk membuat laporan.

"Mengenai tindak lanjut, sudah dilakukan panwas. Saya berpesan, mohon disampaikan kepada KPU untuk bertindak benar dan profesional. Mengawal pemilukada pasti kita lakukan. Kami juga mengharapkan dari Golkar untuk mengawasi,"katanya. (D16/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru