Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 29 Maret 2026
Reses Anggota DPRDSU Novitasari

Masyarakat Labura Keluhkan Rusaknya Irigasi Sinar Toba, 400 Ha Areal Pertanian Terancam Kekeringan

- Sabtu, 15 Agustus 2015 17:15 WIB
641 view
Masyarakat Labura Keluhkan Rusaknya Irigasi Sinar Toba, 400 Ha Areal Pertanian Terancam Kekeringan
Medan (SIB)- Anggota DPRD Sumut Novitasari SH Dapil VI Kabupaten Labuhanbatu, Labura (labuhan Batu Utara) dan Labusel (Labuhanbatu Selatan) menerima keluhan masyarakat Desa Aek Palia dan Desa Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura (Labuhanbatu Utara) tentang kerusakan irigasi Sinar Toba maupun bronjong dan tanggul di daerah itu. Akibatnya 400 hektare areal pertanian terancam kekeringan.

“Kita berharap Pemkab Labura maupun Pemprovsu bersama-sama membangun tanggul Sungai Kualuh Desa Tanjung Pasir, Desa Sialang Taji, Desa Simanggalami Kecamatan Kualuh Selatan serta irigasi Sinar Toba di Desa Gunung Melayu, jangan sampai areal pertanian masyarakat mengalami kekeringan,” ujar Novitasari kepada wartawan, Kamis (13/8) di DPRD Sumut seusai melakukan kegiatan Reses ke Dapil VI.

Selain masalah kerusakan irigasi, tandas Novitasari,  masyarakat  juga meminta Pemkab dan Pemprovsu untuk berkordinasi membangun infrastruktur jalan, jembatan maupun irigasi di Kabupaten Labuhanbatu, Labura dan Labusel yang banyak mengalami kerusakan yang sangat memprihatinkan.

Seperti yang disampaikan masyarakat Desa Adiantorop Kecamatan Aek Natas, tandas Novitasari, mereka berharap pemerintah segera melakukan pengaspalan jalan kampung Simpang Suka Maju menuju Desa Adiantorop sekitar 6 Km dan pengaspalan jalan 200 meter di Dusun Bangun Rejo sepanjang 2 Km menuju Dusun Stasiun.

“Yang tidak kalah pentingnya,  masyarakat berharap PT PLN agar jangan melakukan pemadaman listrik secara berkesinambungan di Kecamatan Kualuh,” tandas Novitasari sembari menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah juga menyalurkan bantuan ternak lembu melalui kelompok tani Desa Adiantorop, guna membantu perekonomian warga.

Untuk menjawab harapan masyarakat tersebut, Novitasari yang juga politisi Partai Golkar Sumut ini berjanji akan menyampaikannya ke Pempropsu untuk segera ditindaklanjuti dengan menganggarkan dananya di APBD Sumut, agar ketiga kabupaten tersebut dapat lebih meningkatkan pembangunannya demi kemakmuran rakyatnya.

“Kita tidak akan bosan-bosan untuk menjolok anggaran ke Pempropsu agar bantuan keuangan dari APBD Sumut,  seperti BDB (bantuan daerah bawahan) untuk ketiga kabupaten itu dimaksimalkan,” tegas Novitasari. (A03/h)
 





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru