Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 29 Maret 2026

Tim Pendamping Nasional Penanganan Bencana Erupsi Sinabung Dideklarasikan

* Pembangunan Rumah untuk 370 KK dan Pengadaan Lahan Pertanian di Siosar Siap Tahun Ini
- Selasa, 18 Agustus 2015 16:58 WIB
319 view
Tim Pendamping Nasional Penanganan Bencana Erupsi Sinabung Dideklarasikan
Kabanjahe (SIB)- Penanganan bencana erupsi Sinabung, khususnya pembangunan rumah 370 kepala keluarga (kk) di Siosar sekaligus pengadaan lahan pertaniannya akan diprioritaskan siap dalam tahun ini. Demikian dikatakan Kepala BNPB DR Syamsul Muariif didampingi Sekda Karo dr Saberina, Senin (17/8) di aula kantor bupati Karo, Kabanjahe saat pendeklarasian tim pendamping nasional penanganan bencana erupsi Sinabung yang terdiri dari sejumlah Kementerian di bawah koordinator Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) yang akan berkantor di Kodim 0205/TK dan lokasi relokasi Siosar.

Menurut Syamsul, pembangunan rumah untuk 370 KK terdiri dari warga Desa Bakerah, Simacem dan Sukameriah yang pertama direlokasi akibat erupsi Sinabung harus siap dalam akhir tahun ini. Termasuk lokasi lahan pertanian. Dari 416 hektare yang telah diijinkan pemerintah pusat, baru 185 Ha sebagai tahap awal dikerjakan dan harus siap untuk dikelola para pengungsi untuk dibudidayakan. Selainnya, akan dialokasikan dengan menyewa lahan pertanian milik warga.

Selanjutnya, tahap kedua, selain Pemkab Karo mengajukan usulan meminjam lokasi lahan 975 Ha untuk relokasi sekitar 11.000 jiwa yang mengungsi setelah merelokasi tahap awal warga Desa Sukameriah, Simacem dan Bakerah akan diproses. Yang pasti untuk bangunan rumah 370 KK dan lahan pertaniannya dalam tahun ini harus sudah siap.

“Kemungkinan bila nanti program ini telah rampung diharapkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan hadir mengikuti perayaan Natal bersama para pengungsi erupsi Sinabung, 25 Desember 2015 di Siosar. Ini sangat kita harapkan. Mudah-mudahan rencana kita ini dapat terealisasi,” ujar Syamsul.

Tiga program
Sementara itu, Deputi Logistik BNPB Bambang Sulistianto yang selanjutnya dikonfirmasi SIB, Senin (17/8) didampingi Syamsul Muariif perihal penanganan tim terpadu yang terdiri dari sejumlah Kementerian mengatakan bahwa, dalam penanganan tersebut dibentuk tiga program. Program I : Pendampingan tekhnis, kedua memfasilitasi kegiatan-kegiatan dan ketiga memperkuat kelembagaan BPBD, ujar Bambang.

Ketika disinggung besarnya anggaran yang dipersiapkan tim terpadu tersebut, Bambang tidak dapat merinci. Anggarannya tergantung kepada masing-masing Kementerian, jelasnya. (BR2/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru