Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 29 Maret 2026

Warga Minta Dishub Simalungun Tegur Pengusaha Truk Bermuatan Melebihi Tonase Jalan

- Jumat, 21 Agustus 2015 16:29 WIB
1.339 view
Warga Minta Dishub Simalungun Tegur Pengusaha Truk Bermuatan Melebihi Tonase Jalan
SIB/Agus Salim Siregar
Truk sawit yang membawa muatan melebihi bobot batas tonase jalan di Jalan Kartini Perdagangan, Rabu (19/8).
Simalungun (SIB)- Warga Perdagangan meminta Dishub Simalungun menyurati pengusaha truk yang sering membawa muatan melebihi tonase agar dapat mengurangi muatan sesuai dengan kekuatan dan ketahanan jalan.

Karena selama ini truk-truk yang melebihi bobot muatan, sering dengan mudahnya melintasi jalan yang terkadang kapasitasnya hanya sekitar 8 ton tanpa adanya larangan dari pihak yang berwenang yakni Dishub.

Dengan keadaan ini, Jakob Pardede salah satu warga di Kecamatan Bandar, meminta  agar Dishub dapat menyurati pengusaha truk angkutan yang selama ini sering melintasi jalan dengan bobot muatan melebihi tonase, agar diberi peringatan  untuk mengurangi bobot muatan truk sesuai dengan kekuatan jalan. “Bagaimana jalan tidak rusak bila setiap hari jalan yang ketahanannya 8 ton dilalui bobot muatan belasan ton,” ucapnya.

“Kita dapat lihat di Kecamatan Bandar jalan yang rusak hampir 80% diakibatkan oleh truk-truk angkutan yang melintas jalan terlalu berat seperti Jalan Kuala Tanjung di Nagori Bahlias, Jalan Pendidikan Kelurahan Perdagangan I, Jalan Sisingamabngaraja tepatnya di depan eks bioskop Perdagangan, jalan terlihat rusak berlubang akibat truk yang melebihi kekuatan tonase jalan terutama truk sawit salah satu perkebunan wasta di Kecamatan Bandar.”

Senada dengan Bambang, salah satu pengguna jalan yang sering melintasi jalan besar Bombongan Nagori Bandar Rakyat mengatakan, jalan rusak akibat truk-truk sawit pengusaha yang sering melintas jalan tersebut tidak sesuai dengan kekuatan tonase jalan.

Melihat ini Rudi Samosir sebagai salah satu pemerhati daerah Kecamatan Bandar yang juga warga Perdagangan I Kecamatan Bandar meminta kepada Dishub Simalungun agar dapat menyurati pihak pengusaha truk agar dapat mengurangi bobot muatan untuk melalui jalan. “Apabila Dishub tidak mendengar harapan kami maka jangan salah kami bila nanti kami akan memblokir”, tegasnya. (C08/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru