Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Polres Nias Gelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Pilkada

- Senin, 24 Agustus 2015 18:40 WIB
325 view
Polres Nias Gelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Pilkada
SIB/Dok
Kapolres Nias AKBP Yofie Girianto Putro foto bersama dengan para pejabat dari Pemkab Nias, Kodim, para komisoner KPUD dan pengawas Pemilukada dan Kejaksaan usai Rakor di Aula Mapolres Nias, Sabtu (22/8).
Gunungsitoli (SIB)- Polres Nias menggelar rapat kordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka pengamanan Pilkada serentak Desember 2015, Sabtu (22/8) di Aula Kamtibmas Mapolres Nias.

Kapolres Nias AKBP Yofie Girianto Putro didampingi Kabag Operasional Kompol  Delami Shaleh menyebutkan, Rakor dilaksanakan guna menyamakan persepsi pelaksanaan tahapan Pilkada Desember mendatang.

"Guna pengamanan pelaksanaan Pilkada, 3.224 personel terdiri dari Polri, TNI dan petugas pengamanan TPS, termasuk 520 BKO Polda Sumut dan di antaranya 520 BKO dari Polda Sumut, dikerahkan. Sedangkan TPS ada 1.117,"  kata Kapolres Nias, AKBP Yofie Girianto Putro.

Dia menegaskan, Polres Nias bersama Kodim 0213 Nias siap mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengamankan Pilkada. Tentunya petugas keamanan membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat.

Menurutnya, pihak Polres sudah membentuk pola pengamanan Pilkada, yakni pola aman dan rawan. "Mari sama-sama kita jaga kondusifitas di Nias, sehingga Pilkada bisa berlangsung lancar dan damai," pinta Yofie.

Ditambahkan, pihaknya juga telah melakukan Operasi Mantap Praja 2015 sebagai gambaran kesiapan pelaksananaan pengamanan Pilkada.

Bupati Nias Sokhi`atulo Laoli mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan Rakor, karena melibatkan semua elemen sehingga bisa menjadi sarana menyamakan persepsi tentang Pilkada.

Dandim 0213 Nias Letkol Inf. Luhut B Sidabariba mengatakan mereka siap mendukung Polres sepenuhnya untuk melakukan pengamanan Pilkada. "Bahkan, Kodim juga mendapat bantuan 5 SST personel Personil dari  Korem," sambungnya.

Perwakilan Kajari Gunungsitoli, Puryaman Harefa, mengatakan kerjasama Polri, Kejaksaan dan Panwas yang bersatu dalam Gakkumdu pasti melakukan tindaklanjut setiap laporan dari pelanggaran pelaksanaan Pilkada.

Sedangkan Abineri Gulo mewakili KPU Nias, pelaksanaan Pilkada ini mengantarkan rakyat  untuk memilih pemimpin secara demokratis. Tetapi menuju hal itu memang banyak kendala yang dihadapi.

Prinsip menyelenggara Pilkada secara teoritis ada beberapa hal, katanya, salah satu prinsip itu tersebut adalah jujur, baik penyelenggara maupun peserta. "Jujur di dalam Pemilu memang sudah mulai dibenahi. Pemilih dan penyelenggara serta semua elemen dituntut jujur termasuk dalam menentukan zona alat peraga kampanye," tutupnya.

Dari Panwaslu Nias hadir Elitinu Hura yang menyampaikan tugas mereka mengawasi semua tahapan yang dilakukan oleh KPU. Tujuannya memastikan penyelenggaran pemilihan sesuai peraturan perundang-undangan dan menghasilkan pemilu berkualitas, termasuk pencegahan terhadap potensi pelanggaran.

Kegiatan juga dihadiri Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli  Nelson Angkat,  Ketua KPU Nias, Nias Barat, Nias Utara dan Kota Gunungsitoli, Panwaslu masing-masing kab/kota serta seluruh Kapolsek Kabag dan Kasat. (Rel/A10/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru