Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Jelang Pilkada, Polres Tapsel Gelar Simulasi Pengamanan

- Senin, 24 Agustus 2015 18:51 WIB
622 view
Jelang Pilkada, Polres Tapsel Gelar Simulasi Pengamanan
SIB/Nimrot Siregar SH
SIMULASI: Aparat Polres Tapsel dan Brimobdasu Detacemen C Tapsel menghadang massa yang mencoba berbuat anarkis dalam simulasi PAM Pilkada Tapsel 2015 di Mapolres Tapsel Jalan Sisingamangaraja Padangsidimpuan, Jumat (21/8).
Padangsidimpuan (SIB)- Ratusan petugas dari Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Brimobdasu Detacemen C Tapsel menindak  tegas dan mengamankan puluhan orang dari salah satu pasangan calon kepala daerah yang melakukan tindak anarkis saat perhitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada Tapsel.

Sikap tegas aparat keamanan ini karena massa sudah tidak terkendali dan merasa kurang puas dengan hasil perhitungan suara yang dinilai menguntungkan salah satu pasangan calon kepala daerah yang lain. Massa yang mencoba membuat huru hara dengan memblokir jalan umum dan  membakar ban bekas di tengah jalan. Massa dihadang dan  terlihat kucar kacir setelah aparat keamanan melakukan blokade dan menembakkan air ke kerumunan massa.

Tindakan itu merupakan simulasi latihan penanganan kerusuhan menjelang pelaksanaan Pilkada Tapsel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tapsel Jalan Sisingamangaraja Padangsidimpuan, Jumat (21/8).

Hadir menyaksikan simulasi  PAM Pilkada tersebut, Kapolres Tapsel AKBP Parluatan Siregar, Kaden Brimobdasu Detacemen C Tapsel Kompol Arke Furman Ambat, Waka Polres Tapsel Kompol Irwan Jaya, para pejabat Polres Tapsel beserta pejabat Brimobdasu Detacemen C Tapsel.

Dalam simulasi Pam Pilkada itu digambarkan dua kubu calon bupati yang menang dan yang kalah bentrok. Para pendukung calon digambarkan saling baku hantam. Aparat kepolisian pun menjadi sasaran amuk massa, hingga terjadi demonstrasi besar-besaran, karena massa mengklaim terjadi kecurangan sejak proses kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara hingga terjadi penggelembungan suara.

Simulasi tersebut selain untuk mengamankan para kandidat yang akan bertarung memperebutkan “Tapsel 1” pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang, juga upaya tindakan hukum terhadap siapa saja yang mengganggu berlangsungnya Pilkada mulai dari tahapan kampanye, pemungutan suara hingga perhitungan suara.

Peragaan yang ditampilkan personil Polres Tapsel yang di back-up personil Brimobdasu Detacemen C Tapsel itu terdiri dari 12 adegan, di antaranya cara melakukan tindakan persuasif dan represif dalam mengamankan Pilkada.

Kepada wartawan, Kapolres Tapsel AKBP Parluatan Siregar dan Kaden Brimobdasu Detacemen C Tapsel Kompol Arke Furman Ambat mengatakan, peragaan yang dilakukan tersebut sebagai bukti keseriusan jajarannya  mengamankan Pilkada serentak dengan lancar.

Dikatakan, untuk Pilkada Tapsel pihaknya akan menerjunkan lebih dari 600 personil yang dibantu pasukan Brimobdasu dan TNI serta personil BKO dari Polres terdekat.

Kaden Brimobdasu Detacemen C Tapsel Kompol Arke Furman Ambat menegaskan, pihaknya tidak main-main terhadap pelaku teror dalam pelaksanaan Pilkada nanti. “ Kita akan sikat habis bagi siapa saja yang coba-coba mengganggu pelaksanaan Pilkada Tapanuli Selatan,” ujarnya. (E08/E07/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru