Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

23 Negara Kagumi Keindahan Alam Tapteng

- Senin, 24 Agustus 2015 18:53 WIB
401 view
23 Negara Kagumi Keindahan Alam Tapteng
SIB/Jan Piter Simorangkir
JALAN BERSAMA: Plt Bupati Tapteng Sukran Tanjung berjalan bersama Duta Besar Arab Saudi Mr Mustafa Ibrahim Al Mubarak saat mengunjungi Makam Mahligai di Barus, Sabtu (22/8). Selain ke Barus, 11 duta besar negara asing juga mengunjungi berbagai lokasi stra
Tapteng (SIB)- Sebanyak 44 orang dari 23 negara sahabat terdiri dari 11  Duta Besar (Dubes), 6 wakil Dubes, 6 konsulat mengagumi keindahan dan potensi kekayaan alam Kabupaten Tapteng yang berada tepat di pesisir Samudera Hindia. Perwakilan ke-23 negara itu juga menyatakan kesiapannya membuka jalan untuk  Tapteng menjadi salah satu anggota jaringan kepariwisataan dunia.

Duta Besar Kehormatan Seychelles, Mr Nico Barito, salah seorang perwakilan rombongan mengaku senang melihat perhatian dan kekaguman dari seluruh rombongan terhadap keindahan dan kekayaan alam yang ada di Tapteng. Rombongan  memuji keindahan Pantai Kedai Gedang, Pulau Pane, Pantai Binasi dan Pantai Bosur dan Makan Mahligai di Barus yang menurut mereka merupakan surga terpendam yang selama ini belum pernah mereka dengar, namun ternyata tidak kalah dengan objek wisata kelas dunia lainnya. Mereka pun siap membantu Tapteng masuk dalam jaringan pariwisata dunia (Tourism Networking).

Hal senada diakui Duta Besar Arab Saudi, Mr Mustafa Ibrahim Al Mubarak, Libya, Kroasia, Uzbeskitan yang dikonfirmasi SIB, mengatakan siap membantu Tapteng (Sumut) untuk masuk ke dalam jaringan pariwisata dunia. ”Tapteng tidak kalah dan bahkan memiliki kekhasan tersendiri dibanding objek wisata kelas dunia lainnya,” ucap Mustafa.

Sementara Duta besar Libya juga merasa kagum atas kerukunan dan toleransi umat beragama di daerah ini.

Plt Gubsu Tengku Erry didampingi Plt Bupati Tapteng, H Sukran Tanjung kepada duta besar  menyampaikan, keindahan maupun potensi alam Sumatera Utara, khususnya Tapteng, memang cukup potensial. Namun saat ini, pariwisata Sumut maupun Tapteng masih sulit berkembang akibat minimnya investasi dari para pemilik modal. Untuk itu dia berharap, para Dubes maupun perwakilan 23 negara mau menjadi duta untuk mempromosikan daerah ini kepada para warga maupun pemilik modal. ”Perhatian dan Investasi ke daerah ini masih sangat dibutuhkan,” kata Eri Nuradi kepada para Dubes di Makam Mahligai Barus.

Sebelum kembali ke Jakarta melalui Medan, Minggu (23/8) siang, perwakilan 23 negara juga mengunjungi kegiatan produksi pengalengan ikan  di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga. Negara Uni Emirat Arab dan Kroasi adalah dua negara yang menyatakan langsung ketertarikan terhadap potensi ikan dari wilayah ini. “Ketersediaan dan standar yang mereka butuhkan sangat berprospek dipasok dari laut Tapteng,” sebut Kepala Perikanan Sibolga Hendri Batubara.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati Tapteng Sukran Tanjung dan Duta Besar Kehormatan Seychelles, Mr Nico Barito disaksikan Plt Gubsu menandatangani nota kerjasama seperti pertukaran pengalaman terbaik dalam pengembangan eko wisata di Tapteng termasuk di Pulau Putri dan Pulau Mursala, melaksanakan promosi bersama untuk pariwisata dan kebudayaan, pengelolaan lingkungan hidup, pelatihan dan kapasitas unggulan dan pertukaran program magang pejabat pemerintah dan pemuda antar Tapteng dan Seychelles dan akan membuat cetak biru  pariwisata Tapteng untuk ditawarkan ke sejumlah negara.

Adapun perwakilan negara yang hadir untuk berkunjung ke Tapteng adalah Azerbaizan, Irak, Saudi  Arabia, Kazakhistan, Uzbekistan, Pakistan, Algeria, Palestina, Turki, Kroasia, Suriname, Myanmar, Laos, Jordania, Bangladesh, Algeria, Sudan, Yaman, Libya, Seychelles, Kroasia, Polandia dan Bulgaria. (E06/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru