Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Ketua Komisi B DPRD Labusel dan Warga Sebut Proyek SPAM Provsu Senilai Rp 5 M Lebih Sia-sia

- Senin, 24 Agustus 2015 19:17 WIB
336 view
Ketua Komisi B DPRD Labusel dan Warga Sebut Proyek SPAM Provsu Senilai Rp 5 M Lebih Sia-sia
Kotapinang (SIB)- Proyek pembangunan Sanitasi Pengairan Air Minum (SPAM) berbiaya Rp 5 miliar lebih pada APBD provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2014 lalu yang disebut dikerjakan Dinas Tarukim  Provinsi Sumatera Utara tepatnya di Jalan Simarkaluang Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) hingga kini tak kunjung beroperasi. Proyek itu terkesan sia-sia.

Lebih parahnya hingga saat ini masyarakat setempat khususnya di Kelurahan Kotapinang  sangat kewalahan mendapatkan air bersih. Terlebih di saat kemarau berkepanjangan warga mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.

Karena itu, Ketua Komisi B DPRD Labusel M Romadon Nasution SH bersama warga setempat  Zoelpan Siregar minta dinas terkait secepatnya menyelesaikan pengoperasian SPAM tersebut, mengingat warga sekitar mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Bangunan Sanitasi Pengairan Air Minum (SPAM) telah selesai dibangun satu tahun lalu, namun hingga saat ini belum dioperasikan sebagaimana mestinya. Saat ini proyek SPAM yang dibangun Dinas Tarukim  Sumatera Utara ini terkesan sia-sia dan hanya  sebagai pajangan dan tontonan warga.

"Hingga sekarang bangunan SPAM itu tak kunjung dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan dianggap proyek sia-sia serta hanya sebagai pajangan dan tontonan warga, padahal jika segera  dioperasikan, masyarakat sekitar pasti sangat terbantu untuk mendapatkan air bersih," ujar Romadon kepada SIB di Kotapinang, Jumat (21/8).

Saat warga mempertanyakan apa kendala belum beroperasinya SPAM tersebut, Kabid Cipta Karya DPUPE Labusel Thiophil C Pane yang menangani proyek senilai Rp 5 miliar itu beralasan daya arus listrik untuk membangkit mesin genset tidak memadai. Juga saat warga mempertanyakan ke pihak PT PLN Ranting Kotapinang, mengaku penambahan arus listrik ke SPAM Jalan Simarkaluang Kotapinang belum ada permintaan penambahan arus listrik dari dinas terkait. "Sudah kami pertanyakan ke pihak PT PLN Ranting Kotapinang, tapi belum ada permintaan penambahan arus listrik ke SPAM tersebut. Mungkin rekanan yang mengerjai proyek sebesar itu yang bertanggungjawab menambah daya arus tapi tidak dilaksanakannya," ujar Zoelpan.

Sebelumnya Kabid Cipta Karya DPUPE Labusel Thiophil C Pane ST kepada SIB mengatakan, proyek pembangunan Sanitasi Pengairan Air Minum (SPAM) di Jalan Simarkaluang Kotapinang dengan biaya Rp 5 miliar lebih ditampung dalam anggaran APBD Provsu tahun 2014 sudah siap dikerjakan dan belum dapat dioperasikan karena kekurangan arus listrik.

"SPAM itu akan segera difungsikan apabila penambahan arus listrik terealisasi," katanya.

Namun saat SIB kembali mengkonfirmasi rencana penambahan daya arus listrik ke pihak PT PLN Ranting Kotapinang, Thiophil C Pane ST sulit dihubungi, bahkan saat dikonfirmasi lewat SMS  seluler Thiophil tak kunjung membalas. Menurut seorang stafnya, Kabid yang menangani pembangunan sarana air bersih itu sedang serius mempertanyakan permasalahan SPAM tersebut ke pihak Provsu.

"Betul bang warga sudah mendesak minta segera difungsikan SPAM di Jalan Simarkaluang Kotapinang, tapi Kabid lagi sibuk mengurusi pengoperasiannya ke tingkat provinsi," ujar seorang staf Thiophil kepada SIB, Jumat (21/8) di Kotapinang tidak mau disebutkan namanya. (D15/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru