Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Sejumlah Rumah Porak-poranda Dihantam Puting Beliung di Rantauprapat

- Senin, 24 Agustus 2015 19:28 WIB
448 view
Sejumlah Rumah Porak-poranda Dihantam Puting Beliung di Rantauprapat
Rantauprapat (SIB)- Sejumlah rumah di sekitaran Lingkungan WR Supratman, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, porak-poranda dihantam angin puting beliung, Jumat (21/8) sekitar pukul 19.10 WIB.

Pengamatan wartawan di lokasi, tiga rumah di antaranya milik Suhenri (40), Supianto (50) dan Husinsyah Rambe rusak akibat hantaman angin kencang disertai hujan deras petang itu. Untuk Supianto, selain atap usaha doorsmeernya yang tumbang, seng bahagian depan, dapur dan kamar telah porak-poranda.

Khusus untuk atap depan, akibat hantaman pohon kelapa dan mangga yang tumbang mengenai atapnya. “Paling tinggal sedikit lagi sengnya yang masih lengket. Kalau untuk depan, dapur dan kamar tidak bisa lagi, karena sudah hancur semua. Kalau barang-barang elektronik, kursi dan lemari pada basahlah semua,” kata Husinsyah Rambe saat ditemui wartawan di rumahnya.

Sementara kondisi lebih parah dialami rumah milik Supianto. Seluruh atap rumah terbuat dari seng telah berhamburan, untung sebahagiannya masih tersangkut di salah satu cabang pohon rambutan yang berdekatan dengan Masjid At-Toyibah, sehingga tidak sempat merusak rumah lainnya.

“Semua sudah basah, sengnyapun berantakan. Artinya tidak ada lagi yang bisa kami pergunakan,” ujar menantu Supianto, yakni Ahmad Khan. Diceritakannya, dia sendiri diberitahukan oleh istrinya Oktaviani bahwa kediaman mertuanya tersebut telah dihantam puting beliung.

Sedangkan Supianto, saat badai itu, sedang menghadiri resepsi/pesta di sekitaran Perlanaan. “Kalau mertua saya lagi undangan ke Perlanaan, maka sayalah yang menanganinya di sini,” sebutnya.

Menurut sumber lainnya, kejadian petang setelah shalat Ashar tersebut diawali dengan mendung gelap. Tidak berapa lama hujanpun turun beserta angin yang sangat kencang. Menurut perkiraan mereka, angin kencang yang datang dari Selatan, lalu ke Timur selanjutnya ke Barat.

“Anginnya sangat kencang, sepertinya dari arah bawah datangnya. Karena kami tiba-tiba dengar suara yang keras. Setelah di luar kami lihat rumah tetangga sudah rusak. Kami berharap pemerintah secepatnya memberikan bantuan kepada korban bencana alam ini, apalagi seng tempat parkir masjid pun tumbang,” harap Safari Nasution yang merupakan tetangga korban. (D11/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru