Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Warga Perbaiki Jembatan Penghubung Asahan-Tobasa yang Ambruk

- Senin, 24 Agustus 2015 19:28 WIB
475 view
Warga Perbaiki Jembatan Penghubung Asahan-Tobasa yang Ambruk
SIB/Jepri Nainggolan/ r
JEMBATAN ALTERNATIF: Jembatan Jalan Provinsi Asahan-Tobasa yang ambruk saat ini lancar dilintasi pengendara roda dua-empat dengan potongan pohon kelapa di Desa Aeknagaga, Kecamatan Rahuning, Asahan, Sabtu (22/8).
Asahan (SIB)- Terkait jembatan penghubung Asahan - Tobasa di depan areal perkebunan PT Lonsum Gunungmelayu dan perbatasan kebun PTP III Bandarselamat, Desa Aeknagaga, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Kamis (20/8) ambruk sekira pukul 21.30 WIB. Akibatnya askes transportasi roda empat dari Pulaurakyat menuju Tobasa dan sebaliknya yang sempat lumpuh total kembali lancar.

Pantauan SIB, Sabtu (22/8) di lapangan, terlihat warga bergotong royong memperbaiki badan jalan yang ambruk menggunakan batang pohon kelapa agar bisa dilintasi pengendara roda dua dan empat dengan bergantian. Selain itu, warga juga silih berganti mengatur arus lintas agar tidak macet.

Warga setempat Kadiman dan Tobing menyebutkan. " Akses jalan penghubung dua kabupaten ini, mulai lancar hari ini atas inisiatif warga yang melihat jembatan tersebut putus total semalam. Dengan melihat keadaan itu, warga bergotong royong dengan dana swadaya agar bisa dilintasi pengendara roda dua dan empat yang mengeluarkan hasil buminya setiap hari.

“Namun, kita menyesalkan sampai hari ini pihak terkait yakni Dinas Bina Marga Provsu dan UPTD Tanjungbalai  yang menagani prasana tersebut tidak terlihat di lapangan untuk memperbaiki jembatan penghubung yang ambruk itu. Kita kecewa melihat dinas tersebut, sampai saat ini tidak ada terlihat di lapangan. Apa gunanya kita membayar pajak, tapi masalah jembatan ambruk aja lama ditangani. Kalau jembatan alternatif ini ambruk kembali yang hanya mengandalkan kekuatan potongan batang kelapa, kepada siapa lagi mengadukan permasalahan ini. Padahal jalan dan jembatan ini sudah lama rusak parah, sebelum putus total," kesal warga.

Hal senada juga dikatakan Ilham Siahaan, salah satu pengguna jalan mengharapkan jembatan penghubung yang ambruk ini secepatnya diperbaiki  dinas terkait, agar para pelintas yang menggunakan roda dua dan empat tidak khawatir pada malam hari. Sebab, di sepanjang jalan ini minim lampu penerangan jalan. "Kita minta kepada dinas terkait secepatnya memperbaiki jembatan tersebut dan membuka jalan altenatif  sebelum jembatan lama tersebut diperbaiki total," harapnya. (D20/ r)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru