Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Berkencan di Sungai Sarudik, Seorang Gadis Tewas Hanyut

- Rabu, 26 Agustus 2015 16:29 WIB
621 view
 Berkencan di Sungai Sarudik, Seorang Gadis Tewas Hanyut
Tapteng (SIB)- Amel, panggilan akrab Amelia Tanjung (16), harus meregang nyawa setelah terseret arus Sungai Sarudik, yang tiba-tiba meluap akibat guyuran hujan deras. Amel, salah satu dari dua pasangan remaja yang pergi berkencan sembari mandi–mandi ke sungai pada Senin (24/8) sore, sekira pukul 16.00 WIB.

Sementara tiga rekan korban, Nanda Lufti Rahman Situmorang (18), mahasiswa USU Medan, warga Jalan Mojopahit Sibolga, Adrian Chaniago (19), mahasiswa STIE Sibolga, warga Jalan Elang Sibolga dan Aminah Rahayu Gulo (16), siswi kelas 1 SMAN 3 Sibolga warga Gang Sorna, Kelurahan Pasar Belakang, Sibolga, berhasil selamat meski sempat hanyut.

Pada Senin sore, cuaca mendung dan hujan menyelimuti langit Sibolga sekitarnya. Meski demikian, tidak menyurutkan langkah kedua pasangan yang dirundung asmara itu untuk berkencan di tepian sungai. Sungai itu memang kerap dikunjungi warga untuk sekedar mandi dan menikmati hawa sejuk di sore hari.

Mereka berjanji sepulang sekolah bertemu di Gerbang SMAN 2 Sarudik, selanjutnya bersamaan menuju lokasi pemandian yang dikenal Lubuk Cina hanya beberapa ratus meter dari lokasi bertemu. Namun, pada sore hari menjelang maghrib, Sungai Sarudik tiba–tiba meluap, Amel pun terseret arus dan tidak bisa tertolong.

Nanda Lufti Rahman Situmorang menceritakan, sore itu mereka datang bersamaan dengan mengendarai sepedamotor ke lokasi untuk bersantai dan mandi sungai. Namun tiba-tiba arus sungai semakin deras. "Kami bisa naik. Tapi Amel yang gak sempat naik. Dia hanyut," ujar Nanda kepada warga saat dibawa ke rumah Lurah setempat yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Mengetahui adanya korban terseret air, ratusan warga berdatangan ke lokasi serta memberitahukannya ke Basarnas dan kepolisian. Kepala Pos SAR Sibolga, Abdul Rahman Sembiring mengaku begitu memperoleh informasi sekira pukul 19.00 WIB,  pihaknya langsung menerjunkan anggota untuk melakukan pencarian bersama warga, anggota polisi dan TNI. Pukul 03.45 WIB dini hari, korban berhasil ditemukan sekira 2 kilometer dari tempat kejadian dalam kondisi utuh.

Kapolsek Pandan AKP Ahmad Yani Nasution kepada SIB, Selasa (25/8), membenarkan korban telah ditemukan. “Korban ditemukan sekira 2 kilometer dari lokasi kejadian, dekat lapangan bola Sarudik,” kata Kapolsek yang mengaku turun langsung ke lokasi begitu mendengar informasi untuk melakukan pencarian. Pihaknya juga mengaku telah memintai keterangan Adrian Chaniago, rekan korban. (E05/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru