Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026
Jelang Seminar Pemuda Gereja di Batubara,

Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pemuda Butuh Perhatian

- Rabu, 26 Agustus 2015 16:59 WIB
603 view
Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pemuda Butuh Perhatian
SIB/Adol Frian Rumaijuk
FOTO BERSAMA: Rombongan Panitia Seminar Pemuda/pemudi Kristen Kabupaten Batubara foto bersama dengan Penyuluh Ahli Madya BNN Sumut Suheri Situmorang, Kabid Pencegahan dan Pembinaan Magdalena br Sirait, dan Pelaksana Tugas Kabag Umum Karjono usai beraudien
Medan (SIB)- Penasehat Persatuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Batubara, Drs Sahala Nainggolan MM mengatakan tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Batubara perlu mendapat perhatian semua pihak. Khususnya untuk menyelamatkan generasi muda, yang merupakan aset masa depan bagi Batubara dan Indonesia.

Hal itu disampaikan Sahala saat memimpin Panitia Seminar Pemuda/pemudi Kristen Kabupaten Batubara yang diselenggarakan PGPI Batubara beraudiensi ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut di Medan, Rabu (19/8). Turut dalam rombongan Ketua PGPI Batubara Pdt Abel Simanjuntak, sekretaris Pdt Adrianus Lamajido, Wkl ketua Pdt D Simanjuntak, serta Ketua Panitia Seminar Gr RY Sitanggang, Sekretaris M Mahulae, bendahara St G Manik, dan anggota Dion Simangunsong. Kehadiran rombongan diterima oleh Penyuluh Ahli Madya Suheri Situmorang, Kabid Pencegahan dan Pembinaan Magdalena br Sirait, dan Pelaksana tugas Kabag Umum, Karjono.

Pada kesempatan itu, Sahala menyampaikan mewakili panitia bahwa BNN sendiri memiliki data yang akurat tentang kondisi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Batubara. "Kami melalui panitia tergerak untuk menyelamatkan generasi bangsa ini. Merasa terpanggil berbuat kiranya masyarakat tahu bahayanya jika mengonsumsi narkoba secara sembarangan," ujar Kepala Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Batubara ini. Sebab, generasi muda yang sehat menjadi harapan pembangunan bagi bangsa.

Kemudian disampaikan Ketua Panitia Gr RY Sitanggang, seminar tentang bahaya narkoba akan dilaksanakan 25 September 2015 di Gedung MPH Tanjung Gading PT Inalum, Kabupaten Batubara. Ditargetkan peserta 800 orang didominasi kaum muda, para hamba Tuhan dari berbagai gereja di Batubara.

Untuk itu, dilanjutkannya, panitia mengharapkan kiranya Kepala BNN Sumut bersedia menjadi salah satu narasumber dalam seminar tersebut. "Jika ada informasi yang jelas dari lembaga yang akuntabel, tentu pengetahuan masyarakat akan lebih baik. Para hamba Tuhan juga nantinya bisa menjadikan ini sebagai penambahan pengetahuan, yang bisa disampaikan di setiap kebaktian," ujarnya.

Suheri Situmorang menyampaikan pihaknya sangat apresiasi jika ada gerakan dari masyarakat, untuk upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Diakuinya, saat ini pihak BNN sangat terbatas dalam melakukan sosialisasi khususnya di tengah masyarakat secara khusus dengan kategori pemuda seperti dilakukan PGPI. "Sekarang ini, kami difokuskan untuk sosialisasi di instansi dan satuan kerja," ujarnya sembari mengatakan akan mengupayakan kepala BNN akan hadir.
Sebelumnya, panitia juga telah meminta tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan MM menjadi salah satu narasumber dalam seminar tersebut. (A22/y)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru