Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026
Simulasi Pengamanan Pilkada Samosir

Polisi Pukul Mundur Pendemo Kantor KPU Samosir

- Kamis, 27 Agustus 2015 18:38 WIB
429 view
Polisi Pukul Mundur Pendemo Kantor KPU Samosir
Samosir (SIB)- Puluhan pasukan anti huru hara dari Polres Samosir dibantu petugas Polsek Pangururan berhasil memukul mundur para demonstran yang berusaha menduduki kantor KPU Samosir.

Aksi dorong dan saling lempar antara demonstran dan polisi juga membuat Ketua KPU Samosir dan anggotanya harus diamankan oleh petugas Patwal Polres Samosir.

Dalam aksi itu, tampak satu unit mobil pemadam kebakaran juga turut membubarkan para demonstran dengan menembakkan air kepada para pendemo yang sudah brutal dan sudah melakukan pembakaran.

Kurang lebih setengah jam, para pendemo berhasil dibubarkan dan situasi kantor KPU diamankan oleh pasukan anti huru hara Polres Samosir. Polisi juga berhasil menangkap para provokator dan mengamankan aktor pendemo.

Aksi itu merupakan simulasi pengamanan Pilkada Samosir yang diikuti Kepolisian Resort Samosir, Koramil Pangururan, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemkab Samosir.

Selain aksi penyerangan kantor KPU Samosir, dalam simulasi ini juga diperagakan adegan perampokan kotak suara yang dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTK) terhadap petugas Linmas KPU.

Dalam perjalanan menuju kantor KPU Samosir, kotak suara dicegat dan dirampas paksa dengan tujuan untuk mengganggu proses rekapitulasi tingkat kabupaten.

Tidak butuh waktu lama, tim buru sergap dibantu Patroli Polres Samosir berhasil mengamankan kotak suara dari komplotan OTK melalui proses penangkapan yang dramatis dan selanjutnya dibawa ke kantor KPU Samosir.

Simulasi pengamanan Pilkada Samosir ini sangat menarik dan berhasil menuai pujian dari para tamu yang hadir. Bupati Samosir Mangindar Simbolon, Kapolres AKBP Eko Suprihanto, Ketua DPRD, Rismawati Simarmata serta Paslon bupati/wakil bupati sepakat memberikan apresiasi atas simulasi pengamanan Pilbub Samosir yang digelar Polres Samosir ini.

Mangindar juga memberikan beberapa catatan sekaligus mengaku puas atas simulasi yang dilakukan aparat Polres Samosir.

Dia mengajak seluruh Paslon agar tetap menjaga kondusifitas daerah ini. Menurutnya, sengketa Pilbub tanpa ada gesekan di tingkat masyarakat, Paslon bisa membawa persoalan ini ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Setelah upacara apel gelar pasukan, Kapolres Samosir juga memimpin pelaksanaan penandatanganan kesepakatan damai seluruh pasangan calon yang menyatakan “Siap Terpilih dan Siap Tidak Terpilih” yang terlebih dahulu dilaksanakan pembacaan kesepakatan secara bersama-sama oleh seluruh pasangan calon.

Penandatanganan dilaksanakan pada sebuah baliho besar yang dimulai dari nomor urut 1, Hatorangan Simarmata-Oloan Simbolon, kemudian nomor urut 2, Alusdin Sinaga-Ober Sagala, selanjutnya nomor urut 3, Raun Sitanggang-Pardamean Gultom dan diakhiri dengan nomor urut 4, Rapidin Simbolon-Juang Sinaga. Walau berkompetisi, tampak suasana antar pasangan calon tetap bersahabat dan saling bercanda satu sama lain.

Sementara itu KBO RESKRIM POLRES bermarga Ginting kepada SIB di sela-sela acara menjelaskan pasukan keamanan diturunkan sebanyak 700 orang termasuk pengamanan di 322 TPS di setiap Desa se-Kabupaten Samosir. (F06/F05/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru