Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Gerdamasi Unjukrasa di Kejari Limapuluh, Bantuan Lembu Tidak Tepat Sasaran

*Kasi Intel : Segera Diteliti
- Selasa, 18 Maret 2014 10:43 WIB
414 view
Gerdamasi Unjukrasa di Kejari Limapuluh, Bantuan Lembu Tidak Tepat Sasaran
Limapuluh (SIB)- Puluhan pemuda mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Anti Korupsi (Gerdamasi) berunjukrasa di Kejaksaan Negeri Limapuluh, Senin (17/3/2014). Aksi tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian setempat.

Pengunjukrasa di sana menyebutkan,  bantuan lembu tahun anggaran 2011-2013 di Dinas Peternakan Kabupaten Batubara kepada kelompok ternak diduga tidak tepat sasaran, karena sejumlah pejabat yang mendapatkan bantuan itu, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.

Selain itu, mereka menduga adanya pemotongan yang dilakukan pejabat di Dinas Peternakan terhadap bantuan ternak lembu yang diberikan kepada kelompok-kelompok peternak. Oleh sebab itu, massa meminta kepada Kejari Limapuluh untuk memeriksa Kadis Peternakan dan kelompok peternak yang mendapat bantuan lembu itu.

Menanggapi ini, Kajari Limapuluh melalui Kasi Intel Hoplen Sinaga SH kepada SIB menegaskan, pihaknya akan segera meneliti soal bantuan lembu TA 2011-2013 kepada kelompok ternak yang diduga tidak tepat sasaran tersebut.

Jika ditemukan dua alat bukti adanya tindak pidana korupsi, akan ditindaklanjuti ke penyidikan,”ucap Hoplen sembari menegaskan, Kejari Limapuluh murni untuk meneggakkan hukum dan tidak ada titipan dari siapapun.

Kabid Budidaya Dinas Peternakan Kabupaten Batubara Mesdiana Manik ketika dikonfirmasi SIB melalui telepon selular membantah bantuan lembu kepada kelompok ternak tahun anggaran 2011-2013 tidak tepat sasaran dan adanya pemotongan kepada kelompok peternak.”Kelompok peternak yang menerima bantuan lembu masyarakat Batubara dan tidak ada pemotongan. ”katanya. (D19/w)

 Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru