Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Masyarakat Lepaskan Lahan Tanpa Ganti-Rugi Untuk Pelebaran Jalan di Simalungun

- Rabu, 19 Maret 2014 10:46 WIB
461 view
 Masyarakat Lepaskan Lahan Tanpa Ganti-Rugi Untuk Pelebaran Jalan di Simalungun
SIB/Jheslin M Girsang
GOTONG-ROYONG: Masyarakat bergotong-royong memperbaiki jalan di Bah Mayu-Bah Kolei Kelurahan Sondiraya Kecamatan Raya, Simalungun, Selasa (18/3).
Simalungun (SIB)- Masyarakat melepaskan lahannya tanpa menuntut ganti-rugi untuk pelebaran jalan di Bah Mayu-Bah Kolei Kelurahan Sondiraya Kecamatan Raya dan berharap pemerintah melakukan pengaspalan jalan tersebut guna mendukung percepatan kemajuan ibukota Kabupaten Simalungun.

Hal itu diutarakan Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Sondiraya St Drs Jasarlim Purba didampingi St Belman Purba kepada SIB, Selasa (18/3/2014), seusai warga melakukan gotong-royong memperbaiki jalan di Bah Mayu-Bah Kolei.

Jalan yang diperbaiki sekira 1 Km dan dapat tembus ke Gunung Huluan-Desa Bahapal-Hapoltakan dan Bangun Selamat. Sejak Indonesia merdeka, jalan tersebut belum pernah tersentuh aspal sehingga diharapkan kepedulian pemerintah.

Jasarlim menuturkan, jalan Bah Mayu-Bah Kolei diperlebar dari 4 meter menjadi 6 meter. Masyarakat yang memiliki tanah di sepanjang lintasan itu beritikad baik melepaskan lahannya tanpa ganti-rugi untuk pelebaran jalan. Mindset atau pola pikir masyarakat dinilai berobah dan semakin mau bersama-sama mendukung percepatan kemajuan ibukota Kabupaten Simalungun.          

Menurut Jasarlim, program pengaspalan jalan tersebut sudah diusulkan pada Musrenbang kabupaten. Untuk itu diharapkan segera terealisasi pengaspalannya yang muaranya akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Gotong-royong perbaikan jalan dilakukan sekitar 80 orang warga setempat serta diikuti Lurah Sondiraya Jan Wenson Purba, Ketua UPAS (Usaha Penyelamatan Aset Simalungun) Kecamatan Raya Soppat Purba dan lainnya. Warga antusias melakukan pengerjaan pelebaran jalan meski secara manual menggunakan cangkul. Parit saluran drainase kembali dibentuk mengantisipasi banjir. (C5/q)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 19 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru