Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Ribuan Masyarakat Labusel Hadiri Penutupan Pagelaran Etnis Budaya dan Pameran Pembangunan

* Dua Terluka Terkena Letusan Kembang Api Nyasar
- Minggu, 15 November 2015 19:04 WIB
412 view
Ribuan Masyarakat Labusel Hadiri Penutupan Pagelaran Etnis Budaya dan Pameran Pembangunan
Kotapinang (SIB)- Ribuan masyarakat  Labuhanbatu Selatan, Jumat(13/11) malam tumpah memadati lokasi pagelaran etnis budaya Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Pameran Pembangunan tahun 2015 di komplek perkantoran Pemkab Labusel Desa Sosopan Kecamatan Kotapinang.

Acara yang dihadiri Ketua DPRD Labusel H Edimin Sekretaris Daerah  Labusel Zulkifli SIp MM, perwakilan unsur Muspida, SKPD, tokoh masyarakat, organisasi, tokoh adat juga dimeriahkan grup band 99 dan pelawak dari kota Medan yang menarik perhatian sepuluh ribuan warga yang memadati lokasi.

Ketua Panitia Penyelenggara Pagelaran Seni Budaya Daerah dan Pameran Pembangunan H Mahmul  didampingi Kadisperindagkop UKM Labusel Drs Dozen Hutapea menyampaikan, pagelaran seni dan budaya  itu diikuti 9 etnis. Satu di antaranya gagal mengikuti. Yakni etnis Tionghoa, yang disebabkan alat musiknya tidak lengkap.

"Untuk mengisi waktu yang telah tersedia bagi etnis Tionghoa tersebut, kami memberikan kesempatan kepada gerakan Pramuka,"katanya.

Sedangkan stan lanjut dia, berjumlah 40. Sebanyak 33 stan diisi satuan kerja perangkat daerah, Perbankan, Kwarcab Pramuka dan 5 organisasi. Diakui, pagelaran seni dan budaya tahun ini masa yang dihadirkan oleh etnis-etnis lebih sedikit dari tahun lalu. Masyarakat yang paling banyak menghadirkan masa pada pertunjukan itu yakni Toba dan Jawa.

"Memang, faktor cuaca juga tidak mendukung. Massa yang banyak menghadiri pertunjukan, Toba dan Jawa,"katanya.

Bupati Labusel H. Wildan Aswan Tanjung SH MM yang diwakili Sekretaris Daerah Zulkifli SIP MM mengatakan, pagelaran seni budaya daerah dan pameran pembangunan yang dibuka mulai dari 4-13 November saat ini berlangsung aman mendapat antusias dari masyarakat.

Pada pagelaran etnis budaya dan pameran pembangunan, juara 1 pengunjung stan terbanyak dimenangkan Dinas Pendidikan Kabupaten Labusel. Juara 2 Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah dan juara 3 dimenangkan Badan Hanpang. Sedangkan untuk stan terbaik juara 1 dimenangkan Dinas Pertanian dan Peternakan, juara 2 Dinas Kesehatan, dan juara 3 dimenangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD). Sedangkan, yang berhasil menemukan tiket yang dibawa balon terbang saat pembukaan acara memperoleh hadiah berupa LCD TV 21"  diraih Ahmad Pane warga Dusun Padangrie Desa Simatahari.

Sejumlah Pengunjung Terkena Letusan Kembang Api Nyasar

Di akhir acara penutupan,  sejumlah pengunjug yang menyaksikan acara terkena letusan kembang api nyasar. Dua diantaranya,M. Hasir(36) warga Kampung Makmur Kelurahan Kotapinang dan Rina Harahap(18) warga Kelurahan Langgapayung Kecamatan Sungaikanan.

Kedua korban yang mengamali luka-luka akibat letusan kembang api tersebut langsung dilarikan ke RSUD Kotapinang untuk mendapatkan pertolongan.

"Pas dekat pentas aku, tiba-tiba kembang api tersebut nyasar dan meledak di dekat stan pameran. Serpihannya meledak dibadanku,"kata M. Hasir sembari memperlihatkan luka-luka yang dialaminya dan baju yang robek akibat letusan kembang api.

Korban lainnya mengaku, saat itu dirinya berada di parkiran mobil. Tiba-tiba saja kembang api yang dinyalakan itu mengarah dekat mobil mereka dan memecahkan kaca mobil. Sehingga, serpihan kaca mengenai mata sebelah kirinya.

"Aku lagi di parkiran. Kembang apinya mengarah ke mobil yang ada didekatku. Sehingga kacanya pecah dan mengenai mata,"kata Rina sembari menangis menahan rasa sakit.

Ketua panitia penyelenggara Drs Dozen Hutapea yang dikonfirmasi, Sabtu(14/11) mengaku, tidak mengetahui adanya korban akibat letusan kembang api yang dinyalakan pada penutupan acara itu.

Diketahui, pada peringatan HUT Pemkab Labusel tahun 2010 insiden serupa juga pernah terjadi dan menimbulkan korban jiwa. Sejak kejadian itu, Kabupaten Labusel yang kini dipimpin Bupati Labusel H. Wildan Aswan Tanjung SH MM telah melarang dilakukannya pemasangan kembang api pada acara-acara yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Labusel untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.(D16/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru