Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Kualitas Hotmix Jalan Kartini Tanjungbalai Diragukan

- Selasa, 17 November 2015 19:24 WIB
290 view
Kualitas Hotmix Jalan Kartini Tanjungbalai Diragukan
SIB/Usni Pili Panjaitan
KASAR: Material lapisan hotmix di Jalan Kartini Tanjungbalai terlihat kasar, Sabtu (14/ 11).
Tanjungbalai (SIB)- Realisasi proyek fisik di Dinas PU Kota Tanjungbalai tahun 2015 belum mengedepankan transparansi.

Keraguan dan kekhawatiran warga sangat beralasan, sebab sejak pekerjaan dilaksanakan banyak proyek yang tidak mencantumkan volume fisik kegiatan terutama proyek jalan dan saluran air serta tembok penahan maupun bronjong.

Hal ini memicu timbulnya keraguan warga yang kecewa terhadap realisasi kegiatan anggaran proyek pemerintah yang tidak memaksimalkan fungsi Perpres 70 tahun 2012 tentang pedoman pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sebagaimana dengan kegiatan proyek peningkatan jalan konstruksi hotmix di Jalan Kartini Kelurahan Sijambi. Pasalnya material hotmix yang dihamparkan ke badan jalan diduga tidak sesuai ketentuan.

"Lapisan hotmix yang dihamparkan ke atas jalan terlihat kasar. Informasi yang kita dapatkan di lapangan kabarnya penghamparan tengah malam dan material hotmix sempat tertahan akibat truk pengangkut terbenam. Bahkan sempat dilarang dihampar tapi tetap dilakukan," kata Wakil Ketua LSM Pijar Keadilan Edison Simamora kepada SIB, Minggu (15/11).

Lanjut Edison, pihaknya mendesak Dinas PU agar memeriksa kualitas hotmix yang telah dilapiskan ke badan jalan sebelum pekerjaan berlanjut. "Jangan sampai bermasalah, kita minta Dinas PU supaya dapat memeriksa mutu dari hotmix sehingga terjawab keraguan warga," tandasnya.

Di sekitar proyek tersebut juga ditemukan pembangunan saluran drainase dan tidak diketahui volume fisik karena tidak tertera di plang proyek.

Pantuan SIB di lokasi ditemukan sebagian ruas Jalan Kartini tepatnya di depan Puskesmas telah dilapisi material hotmix yang lapisannya kasar. Menurut warga pengerjaannya berlangsung malam hari.

"Ini harus jadi perhatian serius Dinas PU selaku pengguna dan penanggung jawab anggarannya. Jika dibiarkan akan merugikan masyarakat," kata Edison menekankan pentingnya pengawasan dan keseriusan dibarengi tanggung jawab dalam menjalankan tugas. (D19/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru