Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Benih Padi Bersertifikat Langka, Petani Terpaksa Gunakan Benih Padi Turunan

- Rabu, 18 November 2015 19:28 WIB
393 view
Benih Padi Bersertifikat Langka, Petani Terpaksa Gunakan Benih Padi Turunan
Langkat (SIB)- Seiring kelangkaan bibit padi bersertifikat, sejumlah petani Kabupaten Langkat terpaksa menggunakan benih padi turunan.

“Kami terpaksa melakukan penaburan benih padi hasil panen tahun November tahun 2014 lalu," sebut Reza petani asal Gebang kepada wartawan, Selasa (17/11).

Akibat kelangkaan benih bersertifikat di sejumlah kios pengecer sehingga ratusan petani  di daerah tersebut melakukan tanam benih lama sehingga tidak dapat memastikan apakah hasil produksi dari gabah padi turunan nantinya hasilnya dapat maksimal.

Menanggapi kelangkaan jenis benih padi yang disuplai pihak BUMN seperti PT Sang Hyang Seri, Plt Kadis Pertanian Langkat Ir Nur Supandi, yang dikonfirmasi sejumlah wartawan beberapa  waktu lalu mengakui kemungkinan  kelangkaan bibit benih padi di sejumlah daerah tersebut.

Namun demikian terkait penggunaan bibit turunan diyakini  belum dapat menjamin akan menghasilkan benih yang lebih baik sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi volume produksi gabah yang akan dihasilkan, sebutnya.

Disebuitkan, umumnya petani menggunakan bibit turunan di Kecamatan Besitang, Pematang Jaya dan Pangkalan Susu dan sebahagian kecamatan lain yang lahan persawahannya merupakan persawahan tadah hujan.

Namun demikian Nursupandi tetap komit seperti target tanam tahun 2014 seluas 80.000 hektar lebih juga mampu menghasilkan produksi padi yang diharapkan. Demikian halnya target 2015 naik sebesar sepuluh persen dari tahun lalu sebanyak 85 ribu Ha lebih mudah-mudahan  tercapai pula.

Keyakinan target tanam tersebut diyakini Nur Supandi  karena areal persawahan irigasi tekhnis di Langkat saat ini dapat dilakukan tanam tiga kali seperti di  Kecamatan Bahorok, Kecamatan Selesai dan Kecamatan Sei Bingai. Sehingga dengan adanya pola tanam benih turunan, nantinya tidak mempengaruhi secara signifikan dari target tanam, sebutnya. (B-03/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru