Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

BPBD: Tujuh Kecamatan di Langkat Rawan Longsor

- Kamis, 19 November 2015 19:25 WIB
205 view
BPBD: Tujuh Kecamatan di Langkat Rawan Longsor
Langkat (SIB)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengungkapkan terdapat tujuh kecamatan di daerah itu rawan longsor terutama bila musim penghujan, sehingga diimbau warga selalu waspada.

"Tujuh kecamatan di daerah ini rawan longsor bila musim hujan," kata Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Syahri, di Stabat, Rabu (18/11).

Irwan Syahri menyebutkan ketujuh kecamatan yang rawan longsor itu Wampu terutama di Desa Situngkit, Selesai berada di Desa Padang Cermin, Sei Bingei berada di Desa Rumah Galuh, Telagah, Salapian Desa Namo Teran.

Juga ditemukan rawan longsor di Kecamatan Bahorok berada di Desa Pulau Rambung, Kutambaru, Sirapit, yang kesemuanya sangat rawan disebabkan kultur tanahnya lebih banyak jurang dan tanah merah.

Terhadap masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah tersebut selalu diimbau untuk berhati-hati bila musim penghujan akibat kerawanan tanahnya.

Irwan Syahri mengungkapkan seperti yang terjadi baru-baru ini di Kecamatan Sei Bingei, tepatnya di Desa Telagah, ada sepanjang 14 meter longsor diakibatkan hujan deras malam harinya sehingga menimbun badan jalan.

"Badan jalan antara Telagah-Pamah Semilir Sei Bingei sempat tertutup longsor, namun beberapa jam kemudian berhasil dibuka kembali setelah BPBD, Muspika, Kades dan masyarakat bergotong royong membersihkan tanah yang menutupi badan jalan," katanya.

Kepala Desa Telagah Suranta Sitepu juga menyampaikan sebelum longsor yang menutupi badan jalan, ada juga longsor yang terjadi di kawasan itu, namun sudah berhasil ditimbun kembali dengan menutup badan longsor mempergunakan alat berat.

"Memang daerah itu rawan longsor namun masyarakat sudah diimbau untuk terus berhati-hati, terutama bila musim penghujan tiba," katanya. (Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru