Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

1.129 Rumah Direncam Banjir "Kiriman" di Tebingtinggi

*BPBD Tebingtinggi Datangkan Mobil Dapur Umum dari Pematangsiantar untuk Antisipasi
- Jumat, 27 November 2015 18:05 WIB
278 view
1.129 Rumah Direncam Banjir
Tebingtinggi (SIB)- Akibat curah hujan tinggi di Kabupaten Simalungun dan Serdang Bedagai, Kota Tebingtinggi kembali dilanda banjir kiriman, sebanyak 1.129 rumahpun ikut terendam. Untuk memenuhi kebutuhan dasar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebingtinggi bekerjasama BPBD Pematangsiantar hadirkan dapur umum ke lokasi

“Akibat hujan tadi malam di Kabupaten tetangga, hari ini  sekitar pukul 03.00 WIB sebanyak 10 Kelurahan dan 1.129 rumah  terendam banjir. Untuk memenuhi kebutuhan dasar korban banjir kita hadirkan dapur umum ke lokasi,” jelas Kepala BPBD Tebingtinggi Drs Wahid Sitorus kepada SIB saat berada di  Kampung Buah, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, Rabu (25/11) malam.

Wahid juga menjelaskan, akibat banjir tesebut sebagian warga yang jadi korban ada yang mengungsi ke tenda-tenda yang tersedia dan juga ada yang mengungsi kerumah-rumah keluarga serta ke tempat ibadah yang tidak kena banjir. “Akibat tidak mampunya sungai kita menampung luapan air dari intasitas hujan yang tinggi di hulu. Hal seperti ini sudah menjadi langganan, namun ini hanya berlangsung 6 jam paling lama kalau di hulu tidak hujan berkelanjutan,” terang Wahid

Menurut Wahid, langkah yang diambil pihaknya untuk mengantisipasi apabila intasitas hujan berkelanjutan di hulu bekerjasama dengan BPBD Pematangsiantar telah menstanbaikan mobil dapur umum di Kota Tebingtinggi, “Agar bergerak cepat membantu warga yang jadi korban banjir  sekarang telah kita stanbaikan mobil dapur umum di Tebingtinggi, karena kita belum punnya kita bekerjasama dengan daerah terdekat yang sudah punya yakni Kota Pematangsiantar,” jelasnya

“Kalau kita lihat kelapangan  sebagian rumah yang direndam banjir sudah kering tetapi masih ada yang tergenang air sebatas matahari kaki orang dewasa, namun walaupun demikian kita tidak bisa lalai dan selalu siap siaga dan  berkoordinasi dengan pihak tetangga bagaimana kondisi Sungai Padang dan Bahilang di hulu, kata Wahid. (C17/l)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru