Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Masyarakat Pagaran Taput Diminta Membuka Hati untuk Pembangunan Infrastruktur

- Senin, 30 November 2015 18:49 WIB
134 view
Masyarakat Pagaran Taput Diminta Membuka Hati untuk Pembangunan Infrastruktur
Tarutung (SIB)- Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengharapkan masyarakat Kecamatan Pagaran semakin mengikat kebersamaan sehingga tidak ada lagi kelompok-kelompok  dan membuka hati untuk pembangunan, antara lain memberikan lahan pelebaran jalan agar percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dapat segera terwujud secara signifikan.

Hal itu disampaikan pada pertemuan dengan masyarakat enam desa di  Kecamatan Pagaran, Jumat (27/11) dalam kunjungan kerjanya ke wilayah tersebut yang dilanjutkan dengan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 2 Pagaran.

Bupati menyampaikan, membangun Tapanuli Utara merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dengan masyarakat. “Pembangunan infrastruktur merupakan  prioritas kita, karena dengan membangun jalan-jalan, baik itu jalan yang menghubungkan antara dusun (interkoneksi), jalan tani dan jalan besar merupakan landasan utama dalam memajukan perekonomian daerah,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur jalan, sektor pendidikan juga merupakan prioritas pembangunan Tapanuli Utara. “Dengan membangun kualitas pendidikan, berarti ada upaya pembentukan  generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.  Dimanapun ditempatkan akan memiliki kemampuan dan daya saing. Generasi penerus adalah aset berharga dan masa depan Kabupaten Tapanuli Utara terletak dipundak mereka pada  masa mendatang,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut hadir sejumlah elemen masyarakat dan para kepala sekolah se-Kecamatan Pagaran. Pada kesempatan itu, bupati menegaskan, kualitas pendidikan dan seperti apa generasi Taput di masa mendatang terletak di tangan para tenaga pendidik.

“Seperti apa anda mengukir dan membentuk anak didik saat ini, seperti itulah wajah daerah kita di masa mendatang. Jangan bertindak seperti preman. Jangan ada kutipan di sekolah, benahi sekolah menjadi sebuah taman siswa sehingga anak didik nyaman dan senang belajar. Lingkungan sekolah harus bersih, kamar mandi juga harus bersih. Lengkapi anak didik dengan buku pelajaran yang mendidik dan berikan pendidikan etika dan budi pekerti yang memadai karena di samping otak yang pintar perlu ahklak yang baik sehingga dapat menjadi orang-orang yang bisa diandalkan,” pungkasnya kepada para kepala sekolah.

Sementara  saat melakukan sidak ke SMP Negeri 2 Pagaran, Bupati yang didampingi Kadis PUK Anggiat Rajagukguk, Kadis Pertanian Marco Panggabean, Kaban Bencana Alam SDV. Sihombing, Kabag Program Eliston Tobing dan Kabag Humas & Keprotokolan Donna Situmeang meninjau keberadaan seluruh kelas, ruang guru, taman dan kamar mandi. (BR5/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru