Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026
Curah Hujan Tinggi di Karo

Tebing Jalan Nasional Kawasan Hutan Tahura Berastagi Rawan Longsor

- Senin, 30 November 2015 19:05 WIB
366 view
Tebing Jalan Nasional Kawasan Hutan Tahura Berastagi Rawan Longsor
Berastagi (SIB)- Timbunan material di dua titik longsor pada Jumat (27/11) malam, mengakibatkan parit tertimbun pasir, tanah dan bebatuan, sehingga luapan air hujan mengalir ke badan jalan. Pihak Satuan Kerja (Satker) Metropolitan Medan diharapkan segera  mengoreknya. Sebab, luapan air hujan saat ini volumenya cukup tinggi di Karo, sehingga longsor tebing jalan ke jurang mudah terjadi.

Demikian dikatakan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi staf ahli, Sarjani Tarigan dan tokoh pemuda Joy Harlim Sinuhaji, Minggu (29/11) di sela-sela meninjau bekas longsor di km 56 kawasan hutan Tahura, Berastagi.

"Timbunan material longsor, Jumat malam penuh di sekitar km 56, membuat air hujan mengalir di badan jalan, yang mengancam tebing jalan dapat longsor. Kita harapkan pihak Metropolitan Medan segera membersihkannya. Saat ini curah hujan cukup tinggi, berbagai kemungkinan penyebab longsor bisa terjadi," ungkap Terkelin.

Pihak Satker Metropolitan Medan Simaremare yang dikonfirmasi SIB, Minggu (29/11) melalui telepon selulernya mengatakan, longsor di jalan nasional jurusan Medan-Berastagi telah mereka antisipasi. Dua alat berat ditempatkan di simpang Desa Doulu. Lainnya ditempatkan di sekitar Sembahe yang juga rawan longsor mulai km 35-38 Kecamatan Sembahe.

"Yang kita harapkan masyarakat pengguna jalan tidak ugal-ugalan bila terjadi kemacetan atau saat terjadi longsor. Sebab, untuk membawa alat berat menuju tempat kejadian longsor cukup sulit. Kadang macet akibat telah terjadi 4 lapis satu arah membuat gerak kendaraan dari arah berlawanan total terhenti,” ujar Simaremare. (BR2/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru