Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

PKR Umat Katolik se-Paroki St Joseph Tebingtinggi Galang Dana Pembangunan

* Gereja Katolik Stasi Gunung Pamela Kondisinya Memprihatinkan
- Senin, 30 November 2015 19:10 WIB
988 view
PKR Umat Katolik se-Paroki St Joseph Tebingtinggi Galang Dana Pembangunan
SIB/Humala Siagian
TERIMA : Saat misa PKR Tahun 2015, Pastor Paroki RP. Clemens Tribawa S,OSC didampingi pastor rekanan RP Donatus Manalu OSC nampak sedang menerima persembahan dari umat, Minggu (22/11).
Tebingtinggi (SIB)- Perayaan Pesta Kristus Raja (PKR) umat Katolik se-Paroki St Joseph Tebingtinggi meriah dan dihadiri ribuan orang. Acara yang dipusatkan di Lapangan SMP/SMA Katolik Cinta Kasih (KCK) kota setempat Minggu (22/11) membawa misi penggalangan dana untuk pembagunan Gereja Katolik Satasi Gunung Pamela Rayon Bahtonang, Kabupaten Sergai “Sejak Tahun 2010 setiap PKR kita selalu melakukan penggalangan dana untuk memperbaiki gereja yang dinilai kurang layak dan mudah-mudahan setiap tahun hingga sekarang kerjasama itu terus berkelanjutan,” jelas Ketua Pelaksana I Dewan Pastoral Paroki Tebingtinggi J Sitorus saat berbincang-bincang dengan SIB.

Ditambahkan J Sitorus, PKR merupakan bagian dari perayaan rutinitas gereja yang langsung dihadiri seluruh umat katolik se-Paroki Tebingtinggi yang tersebar di 4 Kabupaten/Kota di antarannya Tebingtinggi, Serdang Bedagai, Batubara dan Simalungun. “Saat berkumpul bersama beginilah kesempatan kita mengumpulkan dana untuk kepentingan pembangunan gereja yang kita nilai bahwa gereja sudah sangat layak untuk diperbaiki.” “Ini adalah salah satu bukti kebersamaan akan kelangsungan hidup menggereja secara keseluruhan. Artinya umat paroki memiliki tanggung jawab kelangsungan gereja se-Paroki inilah yang diwujudkan dalam pesta ini,” ujar J Sitorus sembari merinci bahwa gereja Katolik se-Paroki Tebingtinggi terdapat 55 Stasi dan 20 Lingkungan.

Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Paroki St Joseph Tebingtinggi Ropinus Tamba, diapun menjelaskan bentuk kebersamaan dan gotong royong yang dilakukan saat perayaan PKR setiap stasi dan umat secara pribadi minta untuk membawa bahan lelang, bahan tersebut dikoordinir rayon masing-masing kemudian diserahkan kepada kepanitiaan untuk dilelang. Hasil pelelangan itulah dikumpulkan dananya untuk membantu pembangunan gereja di stasi-stasi. “Kalau kita amati lelang yang dibawa umat atau stasi kebanyakan adalah hasil-hasil kebunnya, adalah petei, jengkol, telor bebeknya, buah-buahan bahkan sampai ada yang bawa tuak natonggi untuk bahan lelang, begitulah bentuk kebersamaan itu,” tambah Ropinus sembari mengatakan bahwa untuk tahun mendatang direncanakan bahwa Gereja Sidomulio dan Kuala Indah akan diberkati oleh Uskup sekaligus di sanalah lokasi penerimaan skramen.

Ketua Panitia Benget Sihaloho dalam laporannya menyampaikan sesuai data yang diperoleh jumlah peserta yang datang dari 56 Stasi Gereja Katolik se-paroki Tebingtinggi sekitar 7 ribu orang. Diapun mengatakan panitia menargetkan menggalang dana dari acara ini sekitar Rp 200 Juta, dana itu nantinya diserahkan ke Panitia Pembangunan Gereja Gunung Pamela Rayon Bahtonang. Amatan SIB, acara diawali dengan misa yang dipimpin Pastor Paroki RP Clemens Tribawa S, OSC dihadiri pastor rekanan RP Donatus Manalu, OSC, RP Kosman Sianturi OSC, RP Rudi OSC. Dalam khotbahnya Pastor RP Clemens Tribawa mengatakan, Pesta Kristus Raja adalah pesta merayakan Kristus Sebagai Raja Alam semesta, dan pada Pesta Kristus Raja, semua umat Katolik se-Paroki akan berkumpul mengikuti perayaan Ekaristi bersama-sama. “Pesta Kristus Raja kali ini kita akan fokuskan pada penggalangan dana untuk pembangunan Gereja Katolik Stasi Gunung Pamela dimana kondisinya saat ini sangat membutuhkan perhatian dari seluruh umat Katolik Paroki Tebingtinggi,” ujarnya. (C17/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru