Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Panwaslih Simalungun Koordinasikan Pengawasan Ketat Pendistribusian Logistik

- Selasa, 01 Desember 2015 19:28 WIB
205 view
Panwaslih Simalungun Koordinasikan Pengawasan Ketat Pendistribusian Logistik
Simalungun (SIB)- Untuk kelancaran keamanan bahan logistik yang akan didistribusikan KPU Simalungun, Panwaslih Simalungun akan memfungsikan segenap jajaran Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) serta pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan maksimal melakukan pengawasan pendistribusian alat logistik seperti kotak suara mulai tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa sampai ke lokasi pemungutan suara.

Selain itu Panwaslih juga akan menyurati serta mengkordinasikan ke KPU Simalungun mengenai titik rawan geografis dan keamanan beberapa titik wilayah Simalungun yang berpotensi menjadi masalah untuk bahan evaluasi KPU Simalungun di saat pendistribusian bahan logistik. Demikian disampaikan Panwaslih Simalungun Divisi Penindakan Pencegahan Bobbi Dewantara Purba ST di ruang kerjanya di Griya Jalan Asahan Simalungun, Senin (30/11).

Bobbi mengatakan ada titik rawan yang dianggap perlu mendapat pengawasan ekstra ketat di beberapa titik kecamatan dan desa.

Ia menjelaskan ada empat kecamatan menjadi titik rawan wilayah Simalungun diantaranya Kecamatan Haranggaol Horison, Pamatang Sidamanik, Bandar Masilam dan Gunung Maligas. "Titik rawan yang kita maksud mencakup kondisi letak geografis dan letak keamanan," terangnya.

Menurut dia seperti Kecamatan Haranggaol Horison ada dua desa dengan 3 TPS diantaranya Desa Purba dan Desa Sihalpe yang terisolir yang tidak dapat dicapai melalui kendaraan darat dan harus menggunakan perahu karena terletak di pinggiran Danau Toba.

Selanjutnya Kecamatan Pamatang Sidamanik ada 1 TPS terletak di pinggiran Danau Toba yang tidak bisa dilalui darat di Dusun Reva Desa Sipolha Horison.
Selain itu Desa Sihaporas dengan memiliki 3 TPS berada di tengah HTI (Hutan Tanaman Industri) Toba Pulp Lestari. "Kondisi jalan tidak bagus sehingga waktu menuju lokasi desa memakan waktu 5 jam. Sementara Desa Jorlang Huluan dan Desa Gorak dengan jumlah 5 TPS berada diantara perkebunan teh dan HTI Toba Pulp Lestari dengan kondisi jalan tidak bagus,” katanya.

Selain itu di Kecamatan Gunung Maligas di Desa Karang Sari dikhawatirkan memiliki dua administrasi antara Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar. (Dik-APS/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru