Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Korem 022/PT Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pilkada

- Selasa, 01 Desember 2015 19:31 WIB
270 view
Korem 022/PT Gelar Apel Pasukan Pengamanan Pilkada
SIB/Harianto Siregar
APEL: Kasrem 022/PT Letkol Inf Edi Hartono memeriksa pasukan pada Apel Gelar pusat belum turun. (C06/y) Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak 2015, di Lapangan Makorem 022/PT, Senin (30/ 11).
Pematangsiantar (SIB)- Guna menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015, Korem 022/PT menggelar apel pasukan pemgamanan Pilkada, di Lapangan Makorem 022/PT, Senin (30/11).

Apel gelar pasukan dipimpin Danrem 022/PT Kolonel Inf Toto Nurwanto S.I.P, M.Si, yang diwakili Kasrem 022/PT Letkol Inf Edi Hartono. Apel gelar pasukan, bertujuan untuk menegaskan komitmen tugas dan kesiapsiagaan prajurit dan satuan dalam mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015, dengan diikuti 400 personel prajurit TNI, yang terdiri dari 2 SSK prajurit Makorem 022/PT dan 2 SSK Kodim 0207/Sml serta 14 kenderaan roda empat, 66 sepeda motor roda dua, 2 ambulance dan 1 kenderaan Moge Polisi Militer.

Kasrem 022/PT Letkol Inf Edi Hartono saat membacakan amanat tertulis Danrem 022/PT mengatakan, melalui gelar pasukan berharap akan terwujud keberhasilan pelaksanaan tugas membantu Polri dalam pengamanan Pilkada serentak yang dilaksanakan di wilayah Korem 022/PT.

Hal tersebut sesuai dengan amanah UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, serta MoU antara Panglima  TNI  dan  Kapolri  yang mengatur secara jelas keterlibatan TNI dalam pengamanan Pemilu, baik dalam hal monitoring,  maupun pengamanan terpadu yang dilaksanakan bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dan instansi terkait lainnya.

Walau secara umum situasi keamanan di wilayah Korem 022/PT relatif aman dan terkendali, namun kondisi ini tidak boleh membuat kita lengah. TNI harus tetap waspada terhadap upaya pihak-pihak tertentu yang ingin menggagalkan pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2015.

“Jangan pernah mengabaikan dan  menyepelekan riak-riak  yang terjadi sekecil apapun, karena permasalahan besar diawali dari hal-hal kecil yang tidak diwaspadai. Selanjutnya teruslah jaga netralitas dengan hindari usaha-usaha yang dapat menyeret kita kepada politik praktis. Juga sangat penting jaga objektifitas kita dan keluarga kita, jangan sampai dapat dihasut atau dibodohi oleh informasi yang menyesatkan bahkan fitnah.  Jangan sampai kita terpengaruh kampanye gelap (Black Campaign) dan terhasut politik uang (Money Politics),” tegas Danrem 022/PT dalam amanat tertulisnya. (C06/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru