Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026
Membangun Pertanian Bagi Pengungsi Erupsi Sinabung

Kasdam I/BB Brigjend TNI Widagdo Hendro Buka Pembuatan Pupuk Organik dan Penanaman Perdana Hortikultura di Siosar

- Rabu, 02 Desember 2015 19:57 WIB
685 view
Kasdam I/BB Brigjend TNI Widagdo Hendro Buka Pembuatan Pupuk Organik dan Penanaman Perdana Hortikultura di Siosar
SIB/Alexander Hr Ginting
PENANAMAN PERDANA. Kasdam Widagdo didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Dandim Agustatius Sitepu, Wakil Ketua DPRD Karo Inolia Br Ginting, Waka Polres Kompol A Sinurat dan pimpinan Muspida lainnya, Selasa (1/12) melakukan penanaman perdana di lokas
T Karo (SIB)- Dalam upaya membangun pertanian bagi pengungsi erupsi Sinabung, Kodam I/BB melalui Kasdam Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukuco didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu, Wakil Ketua DPRD Karo Inolia br Ginting dan pimpinan Muspida lainnya, Selasa (1/12) membuka pembuatan pupuk organik. Saat itu Kasdam dan bupati melakukan penanaman perdana tanaman hortikultura berupa cabe, tomat, strobery dan jeruk di lokasi demplot.

Kasdam Widagdo dalam arahannya kepada warga Desa Simacem, Bakerah di relokasi Siosar mengatakan agar tanaman hortikultura yang bibitnya unggulan dari Padang, Sumbar dapat dikembangkan oleh warga tiga desa yang sudah direlokasi.

“Dalam upaya ini sengaja saya bawa anggota Korem 032/Wbr Padang, Sertu Syahrial yang selama saya bertugas di Korem tersebut telah terlatih dan memahami budidaya ini. Saat ini juga saya bawa pelaku usaha terhadap petani binaan di Korem Wirabraja Padang, Akang Ajai, tegas Kasdam. Saat itu, secara spintanitas Kasdam meminta Akang Ajai memberikan masukan dan pengalamannya sejak menjadi pembina 76 kepala keluarga di Padang.

Akang Ajai dalam paparannya mengatakan kepada perwakilan 3 desa yang hadir dalam pertemuan itu. Petani binaan dari Korem Wirabraja Padang yang memiliki binaan 76 kepala keluarga, 1 hektar dikelola 3 KK yang membudidayakan tanaman bawang, tomat, cabe dan kentang. Potensi hasil sudah dapat diprediksi per hektar, baik dari kualitas, kuantitas dan kuantiunitas (rutinitas) per hari untuk memenuhi permintaan pasar.

“Kami juga telah melakukan kontrak harga. Jadi petani binaan tidak pernah dirugikan. Karenanya, melalui demplot dapat dimanfaatkan petani di sini. Syahrial yang juga berpengalaman dalam pembuatan pupuk organik dapat membantu dan jadi teman berkonsultasi dengan masyarakat dalam mengembangkan tanaman hortikultura unggulan,” ujar Akang Ajai.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dalam sambutannya menyambut optimis gagasan Kodam I/BB dengan membuka pembuatan pupuk organik dan penanaman perdana tanaman hortikultura, cabe, tomat, strobery dan jeruk di lokasi Siosar.

Dalam membangun usaha pertanian bagi warga pengungsi Sinabung tetap dilakukan pemerintah pusat dan daerah. Kesabaran dan ketekunan yang pertama harus kita miliki agar upaya ini berhasil guna. Dengan demplot ini juga diharapkan 370 rumah yang telah siap dibangun ditempati. Saat ini masih berkisar 30 rumah yang ditempati, ujar bupati dan dilanjutkan pemberian bibit secara simbolis dan dilanjutkan penanaman perdana hortikultura cabe, strobery di lokasi demplot. (BR2/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru