Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Dianggap Rawan, Kapolres dan Ketua KPU Naik Perahu Angkut Logistik Pilkada Tanjungbalai

- Kamis, 10 Desember 2015 19:56 WIB
385 view
Dianggap Rawan, Kapolres dan Ketua KPU Naik Perahu Angkut Logistik Pilkada Tanjungbalai
Tanjungbalai (SIB)- Dianggap berpotensi rawan, pengiriman logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) dikawal langsung Kapolres dan Ketua KPU Tanjungbalai, Rabu (9/12).

Menumpang sejumlah perahu karet dan perahu layang, Kapolres Ajun Komisaris Besar Ayep Wahyu Gunawan SIK MSi bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungbalai Amrizal SE dan sejumlah personil kepolisian, terlibat langsung pengiriman logistik pilkada berupa kotak surat suara, surat suara dan alat kelengkapan lainnya menuju TPS 8 Sei Saraf Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai.

Sei Saraf merupakan daerah permukiman yang berada di perbatasan Tanjungbalai dan Asahan. Untuk sampai ke Sei Saraf Kelurahan Selat Tanjung Medan Kota Tanjungbalai, lebih mudah menggunakan transportasi air dibanding jalur darat. Melalui jalur darat harus melewati jembatan gantung yang selanjutnya menelusuri jalan kecil.

Berbeda dengan jalur sungai lebih cepat dan mudah, dengan menumpang sarana transportasi air menelusuri sepanjang Sungai Saraf (sebutan warga sekitar) akan sangat efisien termasuk pengiriman logistik seperti pengiriman surat suara dan kotak surat suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai yang berlangsung Rabu 9 Desember 2015.

Ajun Komisaris Besar Ayep Wahyu Gunawan SIK MSi kepada SIB, Rabu (9/12) pagi mengatakan dirinya bersama Ketua KPU Amrizal SE terlibat langsung pengiriman logistik pilkada ke TPS 8 Sei Saraf karena dianggap berpotensi rawan.

"Kita naik perahu motor dengan Ketua KPU membawa logistik pilkada untuk digunakan di TPS 8 Sei Saraf. TPS ini merupakan TPS yang berpotensi rawan kategori 2. Akses sungai lebih mudah dan cepat makanya naik perahu. Karena rawan kita terapkan pola 2-2-1," ujar Ayep.

Pola 2-2-1 yakni dua polisi, 2 petugas pengamanan di satu TPS ditempatkan menjaga pelaksanaan pencoblosan di TPS berpotensi rawan itu.

"Saya optimis Pilkada Tanjungbalai lancar dan aman. Mewujudkan itu butuh keseriusan. Siapapun kita pastilah ingin situasi kondusif. Semoga Pilkada Tanjungbalai lancar berkat dukungan masyarakatnya," tegas Ayep kepada SIB usai meninjau TPS 8 Sei Saraf.

Ketua KPU Amrizal SE yang dikonfirmasi SIB mengatakan sebagai TPS kategori rawan pihaknya menempatkan seorang petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dibantu sejumlah petugas polisi dan petugas pengamanan untuk menjaga pelaksanaan pemungutan suara.

"Khusus TPS 8 Sei Saraf kita tugaskan satu dari tiga anggota PPS Kelurahan bertugas di TPS tersebut sampai selesainya pemungutan suara. Anggota juga dibantu dari polisi dan petugas lainnya," tegas Amrizal. (D19/h)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru