Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Oktober 2026

Kepala BNPB Tinjau Pemukiman Siosar

* 1.683 Pengungsi akan Direlokasi Mandiri
- Jumat, 11 Desember 2015 19:51 WIB
811 view
Kepala BNPB Tinjau Pemukiman Siosar
SIB/Alexander Hr Ginting
TINJAU: Kepala BNPB Willem didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Dandim Agustatius Sitepu, Waka Polres Karo Kompol A Sinurat dan rombongan lainnya, Kamis (10/12) meninjau pembangunan dan jalan lingkungan pemukiman Siosar.
T Karo (SIB)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei didampingi Deputi II dan IV BNPB, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu, Waka Polres Karo Kompol A Sinurat dan PLt Ketua BPBD Karo Matius Sembiring, Kamis (10/12) meninjau pembangunan pemukiman masyarakat relokasi Sinabung di Siosar. Kunjungan itu juga dirangkai pemberian kunci rumah 370 unit untuk warga Desa Simacem, Bakerah dan Sukameriah, secara simbolis diterima bupati dan diserahkan kepada Bapa Leni Sitepu mewakili warga Desa Bakerah, Nande Jaswan Br Ginting mewakili warga Simacem dan Nande Rando Br Surbakti mewakili warga Desa Sukameriah.

“Setiap warga pengungsi, di mana pun tentu tidak merasa enak dan tidak nyaman. Bagaimana pun kampung kita akan lebih dirasa tenang. Tapi karena alamlah membuat kita harus mengungsi dengan erupsi Sinabung sejak 2010 dan sampai kini belum berhenti. Bapa dan Ibu serta saudara sekalian diharapkan tetap bersabar dan semangat. Saya yakin, seluruh warga pengungsi akibat erupsi Sinabung pasti tabah dan berpengharapan. Ada tiga hal yang perlu saya laporkan kepada Presiden RI Jokowi.  Soal pendidikan dan kesehatan, jalan lingkungan dan pembangunan 370 unit rumah yang disiapkan untuk warga pengungsi. Sarana pendidikan dan kesehatan, memang masih menggunakan tenda. Terpenting adalah bagaimana tenaga yang melayani masyarakat tentang kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak warga pengungsi.  Soal sarana transportasi dari pemukiman Siosar menuju Kabanjahe memang sangat dibutuhkan warga.

“Sebab itu, mulai hari ini pemerintah pusat telah menyiapkan dua angkutan. Satu kendaraan, jam 06.00 Wib berangkat dari Siosar menuju Kabanjahe dan jam 14.00 wib, berangkat dari Kabanjahe menuju Siosar. Tidak ada kutipan. Kalau ada kutipan, laporkan kepada saya,”  tegas Willem. 

relokasi  MANDIRI
Pada kesempatan itu juga, dalam rapat khusus di lokasi Siosar sebelum ramah-tamah dengan warga pengungsi yang saat itu juga diadakan acara “masuk rumah baru” yang dihibur artis “perkolong-kolong” Anita Br Sembiring dan Bejeng Ginting membahas 1683 KK pengungsi yang belum mendapat pemukiman. Ada gagasan, kepada keluarga pengungsi diprogramkan sistem “relokasi mandiri”. Keluarga bebas memilih tempatnya mengungsi dengan memberikan anggaran Rp50 juta/KK.

Apakah dana tersebut kurang atau perlu ditambah, silakan diajukan. Pokoknya sistem relokasi mandiri ini harus disosialisasikan. Awal Maret 2016 harus sudah ada informasi kepada BNPB dari Pemkab Karo. Sedangkan pengungsi lain berkisar 9000 jiwa yang berada di tempat-tempat pengungsian, belum ada laporan pihak Vulkanologi kepada BNPB.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dan Dandim Agustatius Sitepu menyampaikan sambutannya atas kunjungan Kepala BNPB. 

Sebelum acara penyambutan oleh warga tiga desa di pemukiman Siosar, Kepala BNPB Willem dan rombongan sempat meninjau jalan lingkungan pemukiman  dan pembangunan Gereja GBKP. Saat meninjau pemukiman itu, Willem sempat menelpon Menteri PU, Basuki soal pembangunan jalan pemukiman Siosar.
“Pembangunan jalan lingkungan pemukiman Siosar tidak ada peningkatan. Begitu-begitu saja. Masih saja pengerasan. Bagaimana saya lihat sewaktu saya datang beberapa waktu yang lalu, begitu juga sampai saat ini,” ujar Willem.

Saat itu juga Willem langsung menelpon Menteri PU Basuki. Katanya, jalan lingkungan di Siosar akan segera diperbaiki.  (BR2/f)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru